Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid

Inti aktivitas di Daarut Tauhiid adalah di bidang pendidikan, dakwah dan sosial. Namun sebagai sebuah pesantren, maka pesantren Daarut Tauhiid terdapat beberapa keunikan atau kekhasan dibandingkan pesantren lain pada umumnya.

Secara legal-formal Yayasan Daarut Tauhiid didirikan dengan akta notaris Nomor: 8, tanggal 4 September 1990, dibuat oleh Wiratni Ahmadi, SH. Notaris di Bandung, dan telah diubah dengan akta Notaris Nomor : 17, tanggal 22 April 2004, yang dibuat oleh Dr. Wiratni Ahmadi, SH. Notaris di Bandung, tentang pendirian Yayasan Daarut Tauhiid. Dalam hal ini dapat dipahami bahwa Yayasan Daarut Tauhiid merupakan badan hukum pengelola Pesantren Daarut Tauhiid.

Sebagaimana pesantren lain pada umumnya inti aktivitas di Daarut Tauhiid adalah di bidang pendidikan, dakwah & sosial. Namun sebagai sebuah pesantren, maka pada pesantren Daarut Tauhiid terdapat beberapa keunikan atau ke-khas-an dibandingkan Pesantren lain pada umumnya. Salah satu diantaranya adalah tingginya intensitas aktivitas [usaha] ekonomi di dalam lingkungan Pesantren Daarut Tauhiid. Tingginya intensitas aktivitas [usaha] ekonomi tersebut dapat dirasakan baik sejak awal masa pendirian maupun hingga saat ini.

Setidaknya ada 2 faktor atau kondisi yang dapat digunakan untuk menjelaskan keunikan di atas, yaitu semangat wirausaha dan prinsip kemandirian. Semangat wirausaha merupakan sebuah keniscayaan yang melekat pada diri KH. Abdullah Gymnastiar [Aa Gym] selaku pendiri dan pemimpin sentral di Pesantren Daarut Tauhiid. Di sejumlah literasi kita dapat menemukan cerita perjalanan hidup beliau yang diantaranya diliputi dengan terjadinya proses tumbuh kembang jiwa wirausaha pada diri beliau. Jiwa itulah yang kemudian menjelma menjadi sebuah semangat wirausaha yang mewarnai corak Pesantren Daarut Tauhiid yang beliau pimpin secara langsung. Di sisi lain, dapat kita pahami pula bahwa semangat kemandirian adalah sebuah cita-cita dan idealisme para pendiri Pesantren Daarut Tauhiid agar tumbuh kembang Pesantren Daarut Tauhiid dan keseluruhan aktivitasnya didasarkan kepada kemampuan diri, bukan atas ketergantungan kepada bantuan atau sokongan dari pihak lain. Sehingga diharapkan akan muncul independensi dan keleluasan dalam berkreasi. Tentu pada idealisme tersebut tidak dinafikan adanya peluang kemitraan dan kerjasama dengan sebanyak-banyaknya pihak. Dalam hal ini maka semangat wirausaha dan semangat kemandirian adalah sebuah paket yang saling menunjang satu sama lain. Kemandirian dapat terwujud karena adanya aktivitas wirausaha.

Selajutnya aktivitas [usaha] ekonomi ini kemudian dapat pula dipandang sebagai bagian dari atau bahkan nilai tambah bagi garapan Pesantren Daarut Tauhiid di bidang pendidikan, dakwah dan sosial yang terelaborasi pada satu konsep tata nilai yang disebut Manajemen Qolbu [MQ]. Konsepsi dasar MQ meliputi 4 komponen, yaitu: Ma’rifatullah, Manajemen Diri, Entrepreneurship, dan Leadership. Tata nilai MQ inilah yang kemudian menjadi dasar dan filosofi bagi organisasi Pesantren Daarut Tauhiid yang dikenal dengan rumusan statement “Menuju Generasi Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar”.

Berangkat dari dasar pemikiran di atas, maka kelembagaan Pesantren Daarut Tauhiid secara evolutif terus mengalami perubahan dan penataan. Hal tersebut ditandai dengan pendirian Koperasi Pondok Pesantren [Kopontren] DT pada tahun 1994 dan MQ Corporation atau PT Manajemen Qolbu pada tahun 2002. Pendirian kedua badan usaha tersebut menjadikan aktivitas usaha/ekonomi yang semula dilakukan secara langsung oleh Yayasan [secara kelembagaan] maupun oleh sebagian pengelola/karyawan Yayasan [secara perorangan] menjadi lebih tertata.

Sekalipun secara legal formal -sesuai acuan hukum positif yang berlaku- ketiga organisasi di atas [Yayasan DT, Kopontren DT & MQ Corporation] merupakan organisasi yang terpisah, namun antar organisasi tersebut satu sama lain memiliki ikatan/kaitan yang sama, yaitu Aa Gym. Sehingga dapat dikatakan bahwa sekalipun secara legal-formal terpisah, namun secara kultural dapat dikatakan bahwa Kopontren DT dan MQ Corp adalah bagian dari civitas Pesantren Daarut Tauhiid.

Untuk diketahui, secara formal kedudukan Aa Gym di Yayasan Daarut Tauhiid adalah sebagai Ketua Pembina. Sedangkan di Kopontren DT sebagai Penasihat, dan di MQ Corp saat ini sebagai salah satu pemegang saham mayoritas dan duduk di Dewan Komisaris. Kondisi kelembagaan di atas sebenarnya kerap “membingungkan” publik. Karena pada umumnya publik kerap mencampuradukan ke 3 organisasi di atas sebagai Pesantren Daarut Tauhiid secara formal.

Di tubuh organisasi Yayasan Daarut Tauhiid sendiri -mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku-, maka terdapat 3 organ Yayasan Daarut Tauhiid, yaitu: Pembina, Pengawas, dan Pengurus. Sedangkan berdasarkan struktur organisasi Yayasan Daarut Tauhiid per tahun 2016, maka di bawah koordinasi Pengurus Yayasan Daarut Tauhiid terdapat 7 [tujuh] Lembaga.