Program yang sedang dibuka
Dauroh ramadhan/1 bulan - Akhlaq Plus wirausaha/4 bulan - Program pesantren Mahasiswa/6 bulan - Dirosah islamiyah/harian - Pesantren I\'tikaf ramadhan/10 hari terakhir bulan ramadhan.hub 022 2005272 / hari kerja senin-jum\'at Selengkapnya...
Silaturahmi Warga
Gegerkalong, 22 Agustus 2008
Silaturahmi Warga
Manasik Qubro Jema'ah haji kloter 80 Daarut Tauhiid
Scapa TNI AD & Kawasan Daarut Tauhiid, 25 -26 Oktober 2008
Manasik Qubro Jema'ah haji kloter 80 Daarut Tauhiid
Event Kunjungan ke Daarut Tauhiid
Daarut Tauhiid Bandung, Juli 2008
Event Kunjungan ke Daarut Tauhiid
Pelatihan & Pendidikan Dasar Zulfikar Daarut Tauhiid 2008
Daarut Tauhiid - Situ Lembang, 30 Juni - 8 Juli 2008
Pelatihan & Pendidikan Dasar Zulfikar Daarut Tauhiid 2008
Kegiatan Manasik Kubro
SECAPA AD, 25-26 Oktober 2008
Kegiatan Manasik Kubro
Artikel

Kepolosan anak
Oleh : BJ

Alkisah seorang ayah yang sangat menggemari mobil, karen rasa sukanya yang sangat besar hingga ia memimpikan sebuah mobil baru untuk menggantikan mobil lamanya yang sudah hampir usang. Dan ia pun berdo’a kepada Allah SWT meminta diberikan sebuah mobil baru untuknya.
Sungguh besar nikmat yang ia dapatkan, karena disamping Allah telah mengabulkan permintaanya, memiliki seorang istri yang cantik lagi solehah, juga ia dikaruniai seorang anak yang pintar menggambar. Sang anak yang masih sangat belia itu, yang sedang lucu-lucunya dengan kepolosannya tak jarang menggambar disetiap tempat yang ia temui; di tembok dinding rumah, di kertas, di tas, dan ditempat lain seketemunya.
Suatu ketika sang Ayah hendak pergi ke kantor dengan menggunakan mobil lamanya, sementara mobil barunya ia simpan di garasi mobilnya, saat yang sama si anak sedang bermain di kamarnya, selang beberapa lama sang anak berjalan menuju garasi mobil ayahnya, didapatinya sebuah mobil baru yang masih sangat mengkilap, lalu si anak berfikir:”wah kalau aku menggambar di mobil baru itu, tentu ayah akan suka dan memujiku, karena ayah tahu aku pintar menggambar...” gumamnya.
Sejurus kemudian si anak mengambil sebuah paku dengan ukuran besar dan menorehkannya ke badan mobil baru ayahnya itu, lalu ia mulai menggambar. Setelah sekian lamanya si anak asyik menggambar tiba – tiba Ayahnya pulang. Lalu sang Anak dengan riang gembira menceritakan hasil karyanya yang sudah ia buat:”Ayah..ayah...ayah...aku membuat sebuah gambar yang bagus dan ayah pasti suka dengan gambarku itu.....? dan sang Ayah pun berkata dengan penuh rasa penasaran:”wah Ayah tidak sabar ingin melihatnya...sekarang dimana gambarmu naak..?! kata Ayahnya.
Lalu si anak menarik tangan Ayahnya menuju ke garasi tempat dimana gambar itu di buat, namun apa yang terjadi tatkala sang Ayah mendapati mobil barunya terdapat torehan gambar pada bagian badan mobilnya itu ! langsung saja sang Ayah menghardik si anak dengan serta merta menarik tangannya dan memukulnya dengan pukulan yang sangat keras saking murkanya, hingga tak sadar sang Ayah telah meremukkan jari – jari mungil tangan anaknya, hingga tangan si anak harus dipotong (amputasi).
Setelah sekian lamanya si anak tidak lagi menggambar karena tangannya sudah tidak lagi mampu memegang pinsil gambar, maka ia berkata dengan suara mungilnya dan tentu saja dengan kepolosannya:”Ayah....ayah....aku pinjam dulu jari – jari tanganku yang sudah terpotong, untuk meminta maaf pada Ayah karena sudah menggambar di mobil ayah, sehingga membuat ayah sangat marah padaku...................”
Lalu sang Ayah termenung penuh penyesalan, karena ia sudah mematikan langkah masa depan anaknya dengan memotong jari – jari tangannya hingga sang anak tidak lagi mampu menorehkan masa depan dalam indahnya hasil – hasil karya gambarnya, hanya karena sebuah mobil yang tidak lama kemudian setelah peristiwa itu, sudah kembali normal lagi, seperti baru kembali.



Print
Email
PDF
Archieves
Submit RSS