Malam Muhasabah Muslimah
Kalau sahabat muslimah lagi BT (Butuh Tausiyah) ikut aja M2M, mudah-mudahan bisa jadi chager penambah energi untuk menjalani hidup dengan syukur... Ayooo buruan IIikkkuuuuuttttt...... GRATIS.... Selengkapnya...
Wisata Rohani Warga
Pesantren Daarul Qur'an Tangeran, 12 Oktober 2008
Wisata Rohani Warga
Wisata Rohani Warga
Jakarta, 12 Oktober 2008
Wisata Rohani Warga
Santri Siap Guna Akhwat
Bandung, Agustus 2007
Santri Siap Guna Akhwat
Ceramah di Sumedang
Jatinangor, 27 Maret 2008
Ceramah di Sumedang
Kegiatan Manasik Kubro
SECAPA AD, 25-26 Oktober 2008
Kegiatan Manasik Kubro
Artikel

Israel Gunakan Zat Kimia Untuk Mengebom Gaza
Oleh : vivanews.com

Kelompok yang berbasis di New York, Amerika Serikat (AS) tersebut mengatakan bahwa mereka menemukan adanya pemakaian zat kimia fosfor putih, yang bisa menyebabkan kulit terkelupas di Kota Gaza dan Jabaliya, Jumat dan Sabtu pekan lalu. 

Dokter kepala di Rumah Sakit Nasser di wilayah selatan Gaza, Youssef Abu Rish, dia merawat beberapa orang dengan kulit terkelupas dari wajah dan tubuh mereka yang kemungkinan disebabkan oleh fosfor. Rish telah mengumpulkan informasi dari internet yang mengindikasikan bahwa bisa jadi penyebab luka bakar tersebut adalah fosfor putih. 

"Hari ini [Sabtu] ada serangan besar-besaran di Jabaliya ketika kami sedang berada di sana. Kami melihat tembakan berkali-kali dan asap fosfor putih membumbung ke udara," kata Marc Garlasco, analis militer di Human Rights Watch, kepada stasiun televisi Al Jazeera, Sabtu pekan lalu.

Juru bicara militer Israel, Mayor Avital Leibovich menolak berkomentar secara langsung tentang penggunaan fosfor putih oleh pasukannya. Namun Leibovich mengatakan bahwa militer Israel menggunakan mesiu sesuai dengan hukum internasional. 

Israel pernah menggunakan fosfor putih ketika bertempur dengan kelompok Hezbollah di Libanon, 2006 silam. Pasukan militer AS di Irak juga pernah memakai zat yang bersifat membakar tersebut selama operasi melawan pembelot di Fallujah, November 2004. 

"Penggunaan fosfor putih di lokasi padat penduduk seperti kamp pengungsi menunjukkan bahwa Israel tidak bisa dipercaya untuk megambil langkah-langkah pencegahan terhadap dampak pemakaian fosfor kepada manusia," kata Garlasco dalam pernyataan tertulis. "Tidak hanya menyebabkan luka pada tubuh warga sipil, tetapi juga membakar rumah dan infrastruktur," lanjut Garlasco. (AP)

Print
Email
PDF
Archieves
Submit RSS