Artikel Islami
Sikapi Masalah dengan Ilmu

Sikapi Masalah dengan Ilmu
Setiap tindakan, ucapan betul-betul atas dasar ilmu. Setiap ada masalah pun akan terselesaikan karena ilmu. Anehnya tidak sedikit orang yang menyadari. Lalu, apa yang menghalanginya?

Alhmadulillah, kita diberi karunia senang mencari ilmu. Karena kemampuan akan terhenti ketika kegigihan menimba ilmunya berhenti. Sepertihalnya stress. Itu terjadi bukan karena masalah melainkan kekurangan ilmu dalam menyikapi masalah. Makanya tak sedikit orangtua yang stress mengurus anaknya sebagai akibat dari tidak bertambahnya ilmu.

Dengan demikian, ilmu menjadi landasan dalam berbuat. Setiap tindakan, ucapan betul-betul atas dasar ilmu. Setiap ada masalah pun akan terselesaikan karena ilmu. Anehnya tidak sedikit orang yang menyadari. Lalu, apa yang menghalanginya?

Pertama, karena ketakaburan. Sering kali kita merasa diri lebih tahu. Sehingga tidak mudah menerima ilmu dari yang lain apalagi dari orang yang dianggap lebih rendah baik itu tingkat usia, sosial, maupun tingkat pendidikannya. Kedua, kesibukan. Kita sering merasa hidup ini sibuk sehingga tidak punya waktu untuk belajar. Kelemahan kita sering menganggap penting hal yang kurang penting. Sehingga waktu habis digunakan untuk yang tidak perlu. Dan, alangkah lebih baik jika mencari ilmu itu bagian dari kesibukan.

Ketiga, lingkungan. Lingkungan mempengaruhi penambahan ilmu. Kalau lingkungannya dengan tukang gosip, maka asupan ilmu tak lain adalah gosip. Di kala mau belajar, jadi bahan ledekan. Lain halnya dengan orang-orang yang cinta ilmu. Penambahan wawasan, ilmu akan didapat. Keempat sarana dan prasarana. Agak kerepotan juga dikala mau baca tidak ada yang bisa dibaca. Dengan menganggarkan biaya untuk buku tiap bulannya menjadi solusi penambahan ilmu. Apalagi disertai pelatihan-pelatihan.

Untuk itu saudaraku, jangan sampai kita terbelenggu oleh ketidaktahuan. Jangan sampai luasnya jalan ilmu dari Allah berlalu begitu saja. Kuncinya raih ilmu dari siapa saja, jadikan menuntut ilmu sebagai kesibukan, bergaulah dengan orang-orang yang mencintai ilmu, dan anggarkan biaya untuk beli buku atau ikut pelatihan-pelatihan. Wallahu ‘alam bishawab.






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Artikel Islami Lainnya
Kepingan Kisah Kedurhakaan Para Keluarga Nabi
Kepingan Kisah Kedurhakaan Para Keluarga Nabi
24
Karena mengabaikan seruan Nabi Luth, pada akhirnya kaum ini dimusnahkan dengan bencana yang mengerikan. Ketika kaum tersebut dihancurkan, hanya Luth dan pengikutnya, yang tidak lebih dari ’sebuah keluarga’,
Galeri
DR. Zakir Naik dan Aa Gym sedang berdialog

Dialog antara Aa Gym dengan Dr. Zakir Naik selepas Shol

Dari Kecil Mencintai NKRI

Belajar mengajak anak bergabung dalam event besar, agar

Antri Toilet

Jamaah rapi berbaris antri untuk menggunakan toilet por