Artikel Islami
LU'LU'UL MAKNUN

LU'LU'UL MAKNUN
Mungkin banyak di antara kita akan yang tertunduk malu pada mereka. Ketika banyak di antara kita amat sibuk memburu popularitas dalam topeng kepalsuan, tidak terbesit dalam jiwa mereka untuk dikenal banyak orang dan diketahui amal-amal mereka

"kemuliaan seseorang bukan terletak pada gelar yang berderet, pangkat, jabatan, dan popularitas yang tinggi. Melainkan terletak pada kedekatan seorang hamba pada Allaah subhanahu wa ta'ala." (KH. Abdullah Gymnastiar)

Lu'lu'ul maknun. Mungkin banyak di antara kita akan yang tertunduk malu pada mereka. Ketika banyak di antara kita amat sibuk memburu popularitas dalam topeng kepalsuan, tidak terbesit dalam jiwa mereka untuk dikenal banyak orang dan diketahui amal-amal mereka. Mereka sama sekali tidak tertarik untuk dikenal oleh banyak manusia. Mereka, hanya ingin dikenal sebagai hamba yang mulia oleh Rabb-nya.

Merekalah mutiara yang tersimpan. Tidak dikenal penduduk bumi, namun ia dikenal dan dipuji penduduk langit. Mereka mulia dalam ketidakpopuleran (di dunia). Mereka manusia mulia yang tersimpan di balik layar peradaban. Layaknya mutiara, yang sedalam apapun terpendam, ia tetaplah mutiara yang amat berharga nilainya. 

Sekali lagi, banyak manusia mulia yang tersimpan di balik peradaban. Mereka yang tidak mengharapkan penilaian manusia. Mereka hanya ingin mulia dalam pandangan Rabb-nya. Mereka merindu untuk segera tidur di atas dipan bertahtakan emas. Mereka merindu hidup bersama bidadari surga bermata jeli, laksana mutiara yang tersimpan. Lu'lu'ul maknun.

Adakah di antara kita yang tidak menginginkan menjadi salah satu mutiara itu?

Tak usah takut tidak memiliki eksistensi dalam catatan lembar sejarah dunia, sebab lembar catatan sejarah akhirat kita tidak akan pernah melewatkan manusia-manusia mulia yang mengikhlaskan diri dalam meniti jalan-Nya.

Yakinlah, bahwa di hadapan Allaah, mutiara tetaplah mutiara. Tersimpannya mutiara tidak akan mengurangi nilai mutiara itu, sedikitpun. 

Kontribusi:
Achmad Tuqo S. Billah
(PPM 9 Daarut Tauhiid, STQ 13 Daarut Tauhiid, Pendidikan Biologi UPI)






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Artikel Islami Lainnya
Agar Istiqamah dalam Keimanan
Agar Istiqamah dalam Keimanan
14
Dengan shaum kita menekan nafsu dan membentengi diri dari maksiat, dan pada saat bersamaan kita memaksa diri untuk berbuat taat. Ketika shaum, jangankan tertinggal yang fardhu, terluput dari yang sunnat saja hati bisa menyesal.