Cerita Santri
Menjaga Amanah

Menjaga Amanah
Mengingat pentingnya menjaga amanah, penulis mengajak kepada siapa saja yang telah diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk tingkat provinsi maupun kabupaten / kota baru saja dilaksanakan. Apresiasi pun disampaikan oleh berbagai kalangan terkait pelaksanaan pesta demokrasi di lebih dari 90 daerah yang dinilai berjalan dengan aman dan damai tersebut. Masyarakat kini tinggal menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) masing-masing untuk mengetahui sosok pemimpin yang akan melayani mereka selama lima tahun ke depan. Harapan akan terjadinya perubahan ke arah yang lebih baik pun diutarakan oleh warga yang telah menggunakan hak pilihnya.
 
Di tempat berbeda, para kandidat yang “dinobatkan” sebagai pemenang versi hitung cepat (quick count) yang digelar oleh beberapa lembaga survey nampak sudah tak sabar untuk (kembali) “bekerja”. Acara syukuran digelar bersama tim sukses mereka untuk merayakan “kemenangan” yang telah diraihnya. Berbagai karangan bunga dan spanduk berisi ucapan selamat pun terus berdatangan dari  kolega maupun kerabat untuk menegaskan dukungan mereka pada kandidat terpilih.
 
Di saat yang sama masyarakat justru dihebohkan dengan kasus korupsi E-KTP yang ditenggarai telah merugikan negara hingga ratusan milyar rupiah. Tak tanggung-tanggung, sejumlah nama beken dari kalangan birokrat, wakil rakyat sampai dengan kepala daerah yang masih aktif disinyalir turut menikmati uang haram tersebut. Tuntutan agar mereka segera mundur dari jabatannya dan diproses secara hukum pun semakin kencang disuarakan oleh masyarakat yang selama ini bersabar untuk mendapatkan pemimpin maupun wakil rakyat yang benar – benar jujur dan amanah.   
 
Sikap tidak amanah yang ditunjukkan oleh (sebagian) pemimpin seperti yang digambarkan oleh penulis di atas sebenarnya tidak perlu terjadi apabila mereka benar-benar memahami pentingnya menjaga amanah sesuai dengan panduan Alqur’an. Dalam Surat Al-Anfal ayat 27 disebutkan : “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui”. Dalil tersebut menunjukkan, betapa Allah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa melaksanakan amanah yang dibebankan ke pundak mereka serta melarang kita untuk berbuat khianat. Dalam konteks demokrasi, perbuatan korupsi yang dilakukan oleh para pejabat maupun wakil rakyat merupakan salah bentuk dari perbuatan khianat yang dosanya amat sangat besar.
 
Mengingat pentingnya menjaga amanah, penulis mengajak kepada siapa saja yang telah diberikan kepercayaan oleh masyarakat untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Memperjuangkan kepentingan masyarakat luas hendaknya lebih dikedepankan daripada sekedar mencari keuntungan pribadi dengan memanfaatkan kekuasaan yang dimilikinya. Bukankah setiap pemimpin sejatinya memegang amanah dan setiap amanah yang diberikan akan diminta pertanggungjawabannya?         






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Cerita Santri Lainnya
Sedekah Is Good
Sedekah Is Good
20
Kita tidak tahu akan ada kesulitan seperti apa yang akan menimpa kita. Tapi jika kita senang melakukan kebaikan, itulah yang akan kembali kepada kita.