Cerita Santri
Pengalaman Meliput Aksi Super Damai

Pengalaman Meliput Aksi Super Damai
Semua mempunyai pengalaman yang menarik tentang aksi super damai 212 kemarin, kejadian yang serasa tidak mungkin terjadi menjadi suatu keajaiban seperti mujizat....

Semua mempunyai pengalaman yang menarik tentang aksi super damai 212 kemarin, kejadian yang serasa tidak mungkin terjadi menjadi suatu keajaiban seperti mujizat....
Pada awal bergabung dengan tim humas Daarut Tauhid yang serba dimudahkan berkat kebaikan pak Muhammad Rizani dan kang Irmansyah Dahlan Thalib DT, disana ketemu tim peliput lain dr DT yg kemudian ditawarkan kepada saya untuk bergabung grup WA tim Kameramen Sineas Muslim 212 dan saya langsung masuk grup B yang saya juga tidak mengerti maksudnya apa, pada awalnya cuma iseng aja ikut tdk ada maksud apa apa.
Pada saat mau berangkat dari DT, kang Irmansyah menyarankan untuk membawa 1 botol air minum, ini bukan untuk minum tp ini jaga jaga untuk berwudhu, kl masalah air minum dan makanan Insya Alloh banyak disana..Insya Alloh disana akan dijamu...dlm hati bertanya apa iya sih sedahsyat itu..?
Setiba dipintu gerbang monas saya dan pak Rizani terlepas dari rombongan dan masya Alloh melihat pemandangan yang sangat indah begitu banyak yang menawarkan makanan dan minuman..ada roti, donat, nasi, kurma hmmm sangat terasa tali persaudaran seimannya...serasa cerita kaum muhajirin dan kaum ansor.. semua begitu berlomba memberikan yang terbaik buat peserta aksi, hatipun mulai terenyuh...kl hati yang sudah terpanggil apapun bisa dilakukan...
Didalam monas semua peserta aksi kebanyakan atau hampir semua memakai atribut baju warna putih.. begitu indah terlihatnya... terbayang apalagi kl melaksanakan ibadah haji pasti lebih dahsyat suasananya... dan kalau kehilangan orang pasti akan susah mencarinya...
Saya dan pak Rizani pun memotret dan berpesan "pak, jangan jauh jauh dr saya yah, temenin saya, jangan sampai berpisah, nyarinya nanti susah... dan ketika pak rizani mulai motret dan saya pun begitu...dalam hitungan detik Pak Rizani sudah menghilang dan karena beliau memakai baju putih jadi susah untuk dicari... tp terakhir dia bilang mau ke podium, sy langsung oergi ke podium tp disana tidak ada dan diputuskan saja saya diam di sekitar podium dan meliput disana...
Kemudian Hujan dengan lembut turun, saya langsung masukkan kamera dan mencari tempat berteduh karena lagi sakit...dan diputuskan berteduh dibawah panggung podium yg sudah dijaga oleh tim pengaman dari thifan po khan, di bawah panggung ternyata ada beberapa orang crew yg sedang mempersiapkan peliputan, mereka super sibuk saya cuma diam memperhatikan, dan terdengar dari pembicaraan mereka, ternyata mereka adalah Tim Sineas Muslim 212, ini sih grup WA yg tadi malem baru join dan langsung saya memperkenalkan diri bahwa saya dr grup B, dan mereka pun menyambut dengan hangat dan langsung mendapat tugas mencari foto orang yang lagi syahdu berdoa...hmm cukup menantang... mulailah bergerak mencari model..
Dan ketika Ustadz Arifin Ilham mengisi tausyiah yang ditutup doa...disini mulai orang orang pada nangis...syadu berdoa...dan sayapun langsung motret sambil terbawa suasana yang emosional... terlintas dalam pikiran orang dengan penuh khusyu berdoa...dengan syadu berdoa... ini malahan motret, bukan ikut berdoa.... hatipun berkecambuk...antara terus memotret atau duduk ikut berdoa... dan akhirnya hujanlah yang memutuskan... hujan pun turun dengan sangat lembut.. membasahi badan kita.. dan akhirnya perlengkapan kamera diamankan... dlm hati berkata.. ini perintah supaya berhenti memotret dan harus ikut berdoa... karena berdoa ketika hujan turun itu adalah salah satu waktu mustajab doa... dan cuma mendapat 9 frame yang insya Alloh mewakili dan sesuai dengan tugas yang diberikan...
Begitu banyak keajaiban hujan yang terjadi pada saat aksi 212 yang diceritakan... begitupun saya merasakan keajaiban itu...dan semua tersadar akan keajaiban ketika ustadz bahtiar nasir memberikan tausyiah nya dengan mengucapkan kalimat hamdalah yang berulang ulang dengan penuh emosional sampai hampir menangis dan bergetar... semula orang orang mengira ini adalah hujan yang biasa... tapi ini adalah hujan yang luar biasa... netes air mata ini ketika beliau menceritakan keajaiban ini karena saat itu juga kami merasakan keajaiban ini...apalagi pada saat akan sholat jumat berlangsung, tidak terbayang kl harus mencari air untuk berwudhu sebelum adzan berkumandang kali ini hujan turun sedikit lebih besar dari yang tadi...serentak dari atas podium mengucapkan takbir dan hamdalah dan memerintahkan peserta aksi untuk berwudhu....
Kamipun sholat jumat dlm.keadaan hujan yang lembut lagi... badan yg sdh mulai lelah kembali di"charging" dengan air hujan...dan terasa segar kembali..
Keajaiban belum berakhir sampai situ... ketika acara sudah selesai saya kebingungan mencari rombongan... karena begitu banyak orang dan handphone pun tidak bisa digunakan tidak tahu kenapa... cuma teringat ucapan terakhir sopir bis yang sedang nelpon temannya bahwa bis akan diparkir di lapangan banteng.
Akhirnya saya bergegas kesana dengan bertanya arah ke laskar FPI, diluar monas baru handphone bisa digunakan tapi sebatas sms dan akhirnya bisa ketemu lagi dengan pak Rinjani.
Setelah melihat situasi dan kondisi dilapangan akhirnya kami memutuskan naik travel untuk pulang karena begitu banyaknya bis dan ribuan orang berdesakan yang bersamaan mencari bis, dalam perjalanan mencari travel ke arah tebet, sy minta berhenti dulu ke pak Rinjanj untuk mengabari kepada kang irmansyah bahwa kita akan pulang naik travel, dlm pemberhentian itu... pak Rinjani sedang mengetik sms, saya melihat ke sekeliling dan melihat percis disamping kami berhenti itu ternyata bis yang kita cari ada didepan mata..kita pun berucap syukur yang mendalam atas segala keajaiban dan kemudahan hari ini.....#KamiAlumni212






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Cerita Santri Lainnya
Ayat-ayat Cinta Kang Abik, Cara Dakwah melalui Kisah
Ayat-ayat Cinta Kang Abik, Cara Dakwah melalui Kisah
29
Menurutnya, apa yang dikatakan Nabi Yaqub konteksnya tepat untuk berdakwah. “Jadi, dakwah bisa dilakukan melalui lini apa saja. Selama itu baik, dan tidak bertentangan dengan ajaran Rasulullah saw, kita masuk. Ada yang
Galeri
DR. Zakir Naik dan Aa Gym sedang berdialog

Dialog antara Aa Gym dengan Dr. Zakir Naik selepas Shol

Dari Kecil Mencintai NKRI

Belajar mengajak anak bergabung dalam event besar, agar

Antri Toilet

Jamaah rapi berbaris antri untuk menggunakan toilet por