Cerita Santri
Yuk, Berubah di Tahun Baru…

Yuk, Berubah di Tahun Baru…
Barangsiapa yang hari inilebh baik dari hari kemarin, ia termasuk orang yan merugi. Barangsiapa yang hari ini, lebih jelek kualitasnya daripada hari kemarin, sungguh ia celaka. Dan, barang siapa yang kualitas hidupnya hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ialah orang yang beruntung.

Subhanaallah, gak terasa ya, sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru. Yap, tahun 2004. Biasanya sih, saat-saat pergantian tahun menjadi saat yang sangat dinantikan oleh sebagian orang. Banyak pula yang menyiapkan beragam acara untuk menyambut detik-detik tahun baru. Gimana nih dengan kamu, udah punya rencana belum untuk tahun depan?

Sahabat belia, semestinya, mengingat pergantian tahun, dapat membuat kita menjadi bersyukur. Bersyukur atas segala ni’mat yang telah diberikan Allah pada tahun lalu. Bersyukur karena Allah masih memberikan kesempatan, hingga kita masih dapat merasakan kehidupan hingga saat ini, menjelang tahun baru. Sungguh banyak sekali yang harus kita syukuri.

Then, kita juga harus berani mengevaluasi diri. Apa saja yang sudah kita perbuat ditahun lalu? Jika memang banyak kesalahan, kekeliruan yang terjadi, segera istighfar, mohon ampun kepada Allah. Makanya, introspeksi diri menjadi sangat penting. Agar kita tahu apa saja yang telah kita lakuin. Memperbaiki kesalahan yang pernah dikerjakan, serta tidak mengulanginya ditahun depan. Begitu pun jika ada prestasi pada tahun lalu, tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan.
So, sobat teens, tahun baru bisa jadi mmoment yang bagus nih, untuk sebuah awal memulai kehidupan yang lebih baik. Dengan semangat baru, harapan baru. Yuk, kita azzamkan dalam diri, bulatkan tekad untuk berubahmenjadi sosok yang lebih baik. Seperti yang pernah diungkapkan Rasulullah saw, bahwa barangsiapa yang hari inilebh baik dari hari kemarin, ia termasuk orang yan merugi. Barangsiapa yang hari ini, lebih jelek kualitasnya daripad hari kemarin, sungguh ia celaka. Dan, barangsiapa yang kualitas hidupnya hari ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ialah orang yang beruntung. Gimana nih, gak ada pilihan lain ya kayaknya, kita harus jadi oran yang beruntung. So, tambah semangat dong untuk berubah? Inget rumus Aagym kan, tentang perubahan diri, yaitu 3 M. Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil yang mampu kamu lakuin, dan do it now, jangan nunda-nunda lagi. Met berbenah diri ya…

Nah, mulai dong nyusun target dan rencana apa saja yang hendak kamu raih pada tahun depan. Tentu yang realistis lah ya. Buat pula tahapannya, biar terarah dan sistematis. Wah, kayaknya seru ya…Biar tambah semangat, tulis, dokumentasikan target kamu, misalnya target juara kelas dan rajin mengaji, tulis gede-gede dikamar, sambil hiasi dengan pernak-pernik lucu. Biar kamu keinget terus untuk merealisasikannya. Boleh juga kalo saling tukaran rencana dengan sobat kamu, biar saling mengingatkan juga. Bukankah kita harus saling menasehati, mengingatkan dalam kebaikan? Dan, yang jelas pasti dong persahabatan kamu kian erat. Senang ya…

Untuk mendukung semua rencana yang telah kamu siapkan untuk tahun depan, kamu juga harus banyak berdoa kepada Allah. Agar dimudahkan dalam menjalani hari-hari nanti. Karena setelah meluruskan niat, ikhlas demi Allah, lalu menyempurnakan ikhtiar, merealisasikan target, rencana kamu, tugas terakhir kita adalah tawakal kepada Allah. Lalu, mohon pula keistiqomahan dalam menjalani hari-harimu, biar gak hanya semangat diawal. Wah, kalo kamu melakukan semua ini, yakin deh, kamu bakal jadi anak shalih nih! Amiin…
 
  At last, kita gak selamanya jadi remaja. Ada masanya kelak, kita menjadi dewasa. Dari sisi usia dan cara berpikir. Semuanya akan berubah. Tidak ada satu pun yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri. Eh, gak bingung kan, rada filosof nih, he he..Kita semua harus menyiapkan diri untuk perubahan yang pasti terjadi itu. Ada sebuah ungkapan, bahwa masa depan itu ditentukan oleh masa ini. Artinya, betapa pentingnya masa sekarang kita isi dengan pelbagai kegiatan manfaat, agar kelak kita tidak menyesal. Itulah urgensinya berubah diri, dan memang harus dilakukan. Jika sedari sekarang kita bersegera berbenah diri, selalu berupaya berubah menjadi lebih baik dalam segenap sisi kehidupan kita, tentu kelak akan berbuah, menjadi bekal kehidupan masa depan kita. Baik dunia, maupun akhirat.
Tahun depan pasti akan banyak berbeda daripada tahun sebelumnya. Ada berbagai tantangan yang  harus kita hadapi, karena semakin kita dewasa, masalah yang dihadapi pasti kian komplek. So, yuk berubah di tahun baru ini? Agar kita mampu menghadapi bermacam episode kehidupan ditahun depan. Kita memang mempunyai pengalaman dari tahun lalu, namun tentu tidak cukup. Kita harus terus belajar, memperbaiki diri agar lebih siap menyongsong masa yang baru.
 Semoga Allah mengkaruniakan kemampuan kepada kita semua untuk mengisi hari-hari dengan amal kebaikan, yang diberkahi dan diridhai-Nya. Amiin.






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Cerita Santri Lainnya
Kasih Sayang Ibu
Kasih Sayang Ibu
12
Namun mari kita kembali memaknai ulang inti dari “membesarkan” anak. Anak-anak tidak hanya sekadar membutuhkan fasilitas saja, namun yang jauh lebih penting adalah perhatian kita, kasih sayang ibunya!