Inspirasi
Bumbu yang Bikin Sedap...

Bumbu yang Bikin Sedap...
Bumbu akan memberikan warna, rasa serta aroma yang khas pada setiap jenis masakan. Walaupun bahan utamanya sama, misalnya ayam tapi bila bumbu yang diformulasikan berbeda, akan

Biasanya apa yang dilakukan sahabat sebelum memasak? Yup, benar, harus bikin bumbunya dahulu, baru dimasak sama bahan utamanya. Makanya, biar masakannya lebih sip, Dapur Kita edisi perdana ini akan mengupas secara khusus bumbu dapur yang biasa digunakan.
 
Ternyata masakan Indonesia memang sangat kaya akan rempah-rempah. Karena itu, tidak heran bila mayoritas masakan khas negeri ini dibuat dengan bumbu yang melimpah. Selain karena bahan-bahan bumbu mudah didapat, bumbu juga berperan penting dalam proses pengolahan masakan. Bumbu akan memberikan warna, rasa serta aroma yang khas pada setiap jenis masakan. Walaupun bahan utamanya sama, misalnya ayam tapi bila bumbu yang diformulasikan berbeda, akan tidak sama pula hasil masakannya. Boleh jadi, yang satu jadi ayam bakar, sedangkan yang lainnya jadi opor ayam. Artinya, betapa pentingnya bumbu untuk mendapatkan masakan sesuai harapan atau selera yang diinginkan.
 
Berdasarkan penggolongannya, ada bumbu kering (jinten, adas, cengkeh, pala. lada, ketumbar, kayu manis, dan lain-lain). Bumbu kering berfungsi mengurangi bau amis dari bahan makanan yang berasal dari hewan. Selain itu, tentu untuk memperoleh rasa atau aroma tertentu. Beberapa bumbu kering ini dapat pula digunakan sebagai bumbu tambahan kue atau puding, seperti cengkeh atau kayu manis.
 
Lalu ada bumbu basah (cabe, bawang putih, bawang merah, jahe, kencur, kunyit, serai, daun bawang, asam, dan lain-lain). Supaya lebih mudah digunakan dan tahan digunakan selama 1-2 bulan, bumbu basah dapat dicuci bersih, dikemas dalam wadah tertutup rapat, dan masukkan ke dalam freezer.
 
Ada pula bumbu buatan (garam, cuka, terasi, kecap, sambal, saus, penyedap rasa, dan lain-lain), yang tentu merupakan hasil olahan pabrik. Yang perlu sahabat perhatikan adalah selalu menutup rapat kemasan atau botol bumbu buatan serta tanggal kadaluwarsanya.
 
Dalam proses pengolahan masakan, setidaknya ada empat macam bumbu dasar yang sering dipakai, yaitu:

  1. Bumbu dasar merah
Dibuat dari cabe merah, bawang merah, bawang putih, terasi, gula pasir, dan garam. Biasanya digunakan untuk masakan sambal goreng, nasi goreng, kering tempe, aneka sambal, balado, atau yang lainnya.
2.   Bumbu dasar putih
Dibuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas dan garam. Bumbu ini cocok untuk masakan seperti, rawon, semur, opor ayam, mie goreng, oseng-oseng, gudeg, tempe bacem, dan sebagainya.
3.   Bumbu dasar kuning
Dibuat dari bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, kunyit, jahe, lada, gula pasir, dan garam. Masakan yang dapat dibuat dari bumbu ini adalah beragam soto, acar, ayam goreng, aneka pepes, terik daging, dan lain-lain.
  1. Bumbu dasar oranye
Dibuat dari cabe merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, kunyit, jahe, lada, gula pasir, ketumbar, jinten, adas dan garam. Bumbu ini dapat dikembangkan menjadi masakan, seperti kari, gulai, rendang, atau masakan lainnya.
 
Bila ingin praktis, sebenarnya bisa saja sahabat membuat persedian bumbu dasar ini. Caranya sederhana sekali. Setelah dihaluskan dan ditumis sampai harum dan matang, dinginkan dan simpan dalam wadah tertutup rapat. Masukkan ke lemari es, dan bisa tahan hingga tiga bulan lamanya. Dalam pemakaiannya, bumbu ini dapat ditambahkan ke bumbu lainnya seperti daun dalam, serai, daun jeruk, dan lain-lain, sesuai dengan masakan yang diharapkan. Jadi kapan pun memerlukannya, bumbu itu siap digunakan. Lebih efektif dan efiisien khan?






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Inspirasi Lainnya
Memilih dan Menentukan Mitra
Memilih dan Menentukan Mitra
16
Bagi pihak yang menerima atau mencari mitra untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasanya, maka memilih dan menentukan mitra pun akan dapat meniingkatkan efisiensi dan efektifitas.
Galeri
Lempar Jumroh

Ust. Abdul Wahab sedang memperagakan Lempar Jumroh kepa

DR. Zakir Naik dan Aa Gym sedang berdialog

Dialog antara Aa Gym dengan Dr. Zakir Naik selepas Shol

Dari Kecil Mencintai NKRI

Belajar mengajak anak bergabung dalam event besar, agar