Inspirasi
Citra

Citra
Iklan suatu produk atau jasa, penampilan, busana dan berbagai polesan penampakkan lainnya, bisa jadi cukup efektif untuk membangun kesan awal.

 
Apakah yang terbayang pada benak kita tatkala disebutkan sebuah nama? Gambaran macam apakah yang muncul saat kita melihat atau mendengar sebuah lembaga atau perusahaan? Gambaran, yang memunculkan kesan dan persepsi dalam benak, itulah citra. Pembentukan citra dalam persepsi, berjalan perlahan, melalui proses dan waktu yang tidak singkat. Citra yang telah terbentuk, sulit untuk dihapus atau dirubah dengan serta merta, karena ia terbenam dalam benak dan pikiran kita.

Pada awalnya, apa yang ditampilkan, apa yang disodorkan, apa yang dipublikasikan, itulah pesan pertama yang kita lihat dan dengar, untuk kemudian membentuk (atau tidak membentuk) kesan atas apa yang kita lihat dan dengar. Pandangan sekilas, pendengaran selintas, mungkin bisa membentuk kesan awal. Namun, kesan awal masih sangat mungkin berubah, baik itu berupa pengokohan ataupun memudarkan kesan yang telah ada.

Iklan suatu produk atau jasa, penampilan, busana dan berbagai polesan penampakkan lainnya, bisa jadi cukup efektif untuk membangun kesan awal. Bila terpaan iklan cukup gencar, penampilan dan busana terjaga konsisten, kesan awal bisa tertanam dalam benak. Tapi, bila semua itu hanya sekedar polesan permukaan, pesona penampilan, akan mudah sirna manakala semua penampakkan itu tidak mencerminkan apa yang sesungguhnya ada di balik permukaan.

Gelombang iklan bank yang megah, memukau para pemirsa televisi dan radio, membangun kesan betapa kokohnya bank-bank yang ada. Tetapi, manakala pemirsa yang sama menyimak berita dan informasi kondisi perbankan yang ada saat ini, sadarlah bahwa semua kemegahan itu adalah ‘tipuan”. Begitulah iklan, sebagaimana yang dinyatakan Alries, tak bisa untuk dijadikan senjata untuk membangun citra. Citra harus dibangun melalui pendekatan Humas, dan Humas, harus menyuarakan apa yang sesungguhnya secara bijak. Humas yang efektif, secara internal akan membantu sebuah lembaga untuk membangun budaya lembaga (coorporate culture) dan keluar, Humas membangun citra lembaga (coorporate image). Sedangkan iklan, akan membantu memperkuat citra yang telah dibangun. Membangun reputasi, kredibilitas sebuah citra, adalah proses panjang dan hampir tak ternilai, dengan pula dalam menjaganya…
 






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Inspirasi Lainnya
Aneka Olahan Lidah Buaya
Aneka Olahan Lidah Buaya
12
Selama ini kita hanya mengenal manfaat lidah buaya sebagai penyubur rambut. Namun, lidah buaya atau aloe vera juga dapat dijadikan hidangan lezat. Apalagi dengan banyaknya manfaat yang terkandung di dalamnya.
Galeri
HAJJ

Ya Allah, Undang kami ke Baitullah-MU

Motret dari yang motret

motret orang yang lagi motret , karena banyak yang paka

Ditengah Kerumunan

Seorang anak dan bapaknya berdiri ditengah ribuan jamaa