Profil Program
Babak Baru Wakaf Pembangunan Perluasan Masjid DT (2)

Babak Baru Wakaf Pembangunan Perluasan Masjid DT (2)
Kesungguhan ini semoga menjadi bukti bahwa membangun rumah Allah yang notebenenya adelah tempat memuja Allah, tidak boleh dianggap remeh/sebelah mata.

“Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.” (QS. al-Insyirah [94]: 7)
 
Jika kita merenungi pesan dalam surah ini, insya Allah ditemukan bagaimana Islam sangat menganjurkan umatnya bersungguh-sungguh melakukan sesuatu. Apakah itu bekerja atau pun beramal. Islam tidak membedakan dua aktivitas tersebut.
 
Luar biasanya, al-Quran bahkan tidak hanya memerintahkan asal bekerja/beribadah saja, tetapi bekerja/beribadah dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati. Etos kerja maupun beribadah secara total, menjadi satu paket dalam diri seorang muslim.
 
Rasulullah saw pun menganjurkan umatnya agar meneladani Allah SWT dalam sifat dan sikap-Nya. Tentu saja sesuai dengan kemampuannya sebagai makhluk. Ada pun salah satu yang perlu dicontoh adalah sikap Allah yang dijelaskan dalam surah ar-Rahman [55] ayat 29, yaitu: “Setiap saat Dia (Allah) berada dalam kesibukan.”
 
Ini artinya, seorang muslim harus mengisi waktuya dengan kesibukan bekerja atau beramal yang berkualitas. Memiliki hasil kerja atau ibadahnya yang dapat dibanggakan dihadapan Sang Khalik, Allah SWT. Dan hal tersebut hanya tercapai jika kerja atau ibadah itu dilakukan dengan sungguh-sungguh.
 
Bersungguh-sungguh Membangun Perluasan Masjid DT
Nah, kesungguhan serupa juga insya Allah dipraktikkan dalam proses pembangunan perluasan Masjid Daarut Tauhiid (DT). Masjid yang pada awal Agustus lalu proses perluasannya mulai dilakukan, begitu sungguh-sungguh dikerjakan. Dimulai dari pengerukan tanah di lahan seluas 380 meter2, dilakukan oleh tenaga ahli. Butuh waktu empat hari untuk mengeruknya.
 
Selain faktor kedalaman untuk sebuah basement yang akan dibangun, pengerukan tidak boleh dilakukan serampangan karena ada faktor lainnya. Yakni faktor lahan di sekeliling pengerukan yang dipadati perumahan penduduk. Kehatian-hatian dan kecermatan menjadi syarat mutlak untuk dilakukan.
 
Pun untuk proses selanjutnya, yaitu pemasangan Dinding Penahan Tanah (DPT). Proses  ini melibatkan para ahli dari bidang struktur, perancangan, arsitek, dan lingkungan. Jadi, tidak sembarang membangun namun kualitas dari bangunan itu diragukan. Masjid DT diharapkan menjadi salah satu contoh bangunan di Bandung, yang insya Allah secara syariatnya kokoh berdiri dalam hitungan puluhan atau ratusan tahun.
 
Tidak hanya dari sudut pandang arsitektur bangunan, pembangunan perluasan Masjid DT juga mempertimbangan masukan dari sudut pandang syariah. Melalui ustaz-ustaz yang tergabung dalam Laznah Daarut Tauhiid, dirancang bangunan masjid yang tidak manyalahi aturan-aturan dalam Islam. Seperti merancang bangunan yang ketika ada jamaah keluar dari toilet dan hendak masuk masjid, ia tidak terkena najis. Atau bahan-bahan pembangunan tidak berasal dari yang haram. Termasuk pengaturan arah kiblat yang setiap tahunnya mengalami perubahan.
 
Melibatkan konsultan dari beragam keilmuan dan perhatian detil terhadap proses pembangunan, jelas punya satu maksud. Yakni bagaimana membangun masjid atau rumah Allah secara total. Kesungguhan ini semoga menjadi bukti bahwa membangun rumah Allah yang notebenenya adelah tempat memuja Allah, tidak boleh dianggap remeh/sebelah mata.
 
Leluasa Berwakaf Masjid
Untuk itulah, lembaga Wakaf DT giat menggalang dana wakaf masjid dari masyarakat. Peran serta muwakif (pewakaf) pun tidak hanya berupa uang untuk pembangunan perluasan masjid. Tapi, muwakif dapat mewakafkan apa saja potensi yang dimilikinya. Baik itu berupa barang, pikiran, tenaga, maupun waktu. Sehingga diharapkan masyarakat dapat berkontribusi dalam bentuk sekecil apa pun untuk wakaf Masjid DT.
 
Wakaf Masjid DT bisa disalurkan melalui rekening Mandiri Syariah : 77.66.77.66.33 dan BNI : 2251.2118 a.n Yayasan Daarut Tauhiid. Informasi dan konfirmasi bisa menghubungi Kantor Wakaf DT Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung. Telpon: (022) 200 6655 dan 0852 0012 3123. 






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Profil Program Lainnya
Dari Zakat ke Beasiswa Dhuafa
Dari Zakat ke Beasiswa Dhuafa
14
Selain mengikuti program pendidikan secara formal, para santri juga diajarkan dan dilatih karakter Baik & Kuat (BAKU). Hal ini penting diajarkan agar mereka di masa depan, tak hanya cerdas dari sisi IQ, tapi juga cerdas secara spiritual.
Galeri
Lempar Jumroh

Ust. Abdul Wahab sedang memperagakan Lempar Jumroh kepa

DR. Zakir Naik dan Aa Gym sedang berdialog

Dialog antara Aa Gym dengan Dr. Zakir Naik selepas Shol

Dari Kecil Mencintai NKRI

Belajar mengajak anak bergabung dalam event besar, agar