Profil Program
Inilah Konsep Utama Pembangunan dan Perluasan Masjid DT

Inilah Konsep Utama Pembangunan dan Perluasan Masjid DT
Tidak seperti konsep masjid sebelumnya, konsep pembangunan masjid kali ini lebih menampakkan ciri khas Pesantren DT dan kenyamanan para jamaah. Untuk itu, panitia pembangunan dan perluasan Masjid DT mempercayakan perencanaan dan pembuatan konsep pembangunan kepada PT Tsana Mulya.

Pembangunan dan perluasan Masjid Daarut (DT) telah berjalan kurang lebih tiga bulan. Kamis (22/10), pembangunan dan perluasan menginjak tahap pembuatan basement, yakni pembuatan pondasi dan Dinding Penahan Tanah (DPT). Sebelum proyek dimulai, panitia pembangunan telah menyiapkan beberapa konsep masjid yang hendak dibangun, sehingga para jamaah dapat beribadah dengan nyaman.
 
Tidak seperti konsep masjid sebelumnya, konsep pembangunan masjid kali ini lebih menampakkan ciri khas Pesantren DT dan kenyamanan para jamaah. Untuk itu, panitia pembangunan dan perluasan Masjid DT mempercayakan perencanaan dan pembuatan konsep pembangunan kepada PT Tsana Mulya.
 
Konsep Penting Pembangunan Masjid DT
Menurut Gusti, tim perencana PT Tsana Mulya, konsep pembangunan Masjid DT kali ini berbeda dengan yang sebelumnya. Menurutnya, beberapa poin penting itu adalah: Pertama, harus memiliki penghormatan simbol Islam secara universal. Dalam hal ini berupa pola lengkung dari masjid itu sendiri. Artinya, masjid harus memiliki ciri khas yang umum digunakan di masjid-masjid lainnya, sehingga orang tahu bahwa bangunan tersebut adalah masjid.
 
Selain itu, pola lengkung masjid akan diterapkan di beberapa bangunan di DT, dan menjadi identity corporate DT. “Kami juga akan menerapkan pola lengkung tersebut di bangunan lainnya sehingga masyarakat atau jamaah ketika berfoto di DT, yang lihat langsung tahu bahwa itu ada di DT,” kata Gusti.
 
Kedua, menjunjung nilai kearifan lokal. Konsep yang kedua ini sangat jarang ditemui di masjid-masjid lainnya. Rencananya, beberapa elemen masjid akan menerapkan motif-motif batik, khususnya motif mega mendung dari Cirebon, Jawa Barat. Menurut Gusti, alasan pemilihan motif batik mega mendung dikarenakan memiliki filosofi gambaran dunia yang luas, bebas, dan memiliki makna transidental/ketuhanan.
 
Ketiga, konsep eco masjid. Konsep yang satu ini banyak disukai masyarakat, apalagi masyarakat perkotaan. Selain membuat tampilan bangunan lebih cantik, konsep eco masjid juga dinilai dapat menghemat energi dan lebih memanfaatkan potensi alam di sekitar kita. Misalnya dalam pemanfaatan air hujan dan bekas air wudhu. Air hujan dan air bekas wudhu akan ditampung dan diolah menggunakan water treatment sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman dan menyiram toilet.
 
Selain konsep pemanfaatan air hujan, Masjid DT juga akan menghemat energi dari segi penerangan dan pengondisian udara. “Untuk penerangan, kami mengaplikasikan bukaan-bukaan secara optimal agar ruangan tetap terang tanpa menggunakan lampu terutama pada siang hari. Pun saat malam hari kita akan coba terapkan pengunaan penggunaan solar panel. Untuk pengondisian udara, nanti ada rooftop garden. Akan ada taman-taman yang mendinginkan udara sebelum udara tersebut masuk ke dalam masjid,” tutur Gusti.
 
Selain tiga konsep tersebut, konsep utama dari pembangunan dan perluasan Masjid DT adalah konsep syariah. Sebelum proyek pembangunan dan perluasan masjid dilaksanakan, panitia terlebih dahulu berkonsultasi dengan Tim Lajnah Syariah DT agar terlaksana sesuai syariah.
 
Memudahkan Jamaah
Keamanan dan kenyamanan beribadah adalah hak seluruh jamaah DT, baik laki-laki maupun perempuan. Kali ini, para perencana membuat konsep masjid yang daapat memudahkan jamaah yang memiliki keterbatasan fisik (difabel). Selain menyediakan toilet khusus difabel, masjid juga dilengkapi dengan lantai khusus untuk memudahkan jamaah yang tunanetra.
 
“Kami coba memasukkan berbagai solusi bagi sahabat-sahabat kita yang difabel. Di antaranya di lantai dasar, kami coba sediakan toilet-toilet khusus untuk difabel baik ikhwan maupun akhwat dan lantai khusus untuk tunanetra. Kita rancang agar sahabat-sahabat kita bisa memanfaatkan fasilitas masjid dengan baik dan nyaman,” lanjutnya.
 
Bagi sahabat yang ingin berwakaf bisa melalui rekening Mandiri Syariah: 77.66.77.66.33 dan BNI: 2251.2118 a.n Yayasan Daarut Tauhiid. Info: 085-200-123-123. (Astri Rahmayanti)






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Profil Program Lainnya
Dari Zakat ke Beasiswa Dhuafa
Dari Zakat ke Beasiswa Dhuafa
14
Selain mengikuti program pendidikan secara formal, para santri juga diajarkan dan dilatih karakter Baik & Kuat (BAKU). Hal ini penting diajarkan agar mereka di masa depan, tak hanya cerdas dari sisi IQ, tapi juga cerdas secara spiritual.
Galeri
Lempar Jumroh

Ust. Abdul Wahab sedang memperagakan Lempar Jumroh kepa

DR. Zakir Naik dan Aa Gym sedang berdialog

Dialog antara Aa Gym dengan Dr. Zakir Naik selepas Shol

Dari Kecil Mencintai NKRI

Belajar mengajak anak bergabung dalam event besar, agar