Berita
Ustaz Mardais al-Hilali: Inilah Amal Pengantar Masuk Surga

Ustaz Mardais al-Hilali: Inilah Amal Pengantar Masuk Surga
Pada Kajian Ba’da Magrib di lantai utama Masjid Daarut Tauhiid DT, Ustaz Mardais membahas amalan yang mengantarkan seseorang masuk surga.

Perkara-perkara yang dapat mengantarkan seseorang masuk surga, menurut Ustaz Mardais al-Hilali, sangat penting untuk dipelajari dan diamalkan. Pada Kajian Ba’da Magrib, Senin (9/9), Ustaz Mardais pun membahasnya di lantai utama Masjid Daarut Tauhiid (DT).

“Amalannya sangat banyak. Pertama, iman, hijrah, dan jihad. Tiga hal tersebut kedudukannya sangat tinggi di hadapan Allah SWT. Kedua, ketakwaan yang benar kepada Allah. Dua hal tersebut sudah kita bahas pada pekan yang lalu,” tuturnya saat memulai tausiah.

Pada kesempatan tersebut, poin yang dibahas adalah poin ketiga dan keempat. “Yang akan dibahas sekarang adalah poin ketiga, yaitu bertobat dan memperbanyak istigfar. Kemudian poin keempat, menuntut ilmu syari,” lanjutnya.

Menurutnya, tobat berarti kembali dari perbuatan maksiat menuju perbuatan taat kepada Allah. Namun, tobat yang dilakukan hendaknya bukan karena paksaan, melainkan ikhlas karena Allah SWT.

Ustaz Mardais kemudian menjelaskan syarat tobat yang telah disampaikan oleh ulama terdahulu, yakni Imam Nawawi. “Menurut Imam Nawawi, ada tiga syarat tobat seseorang. Pertama, dia menyesal atas segala dosa dan kesalahan yang telah dilakukan. Kedua, meninggalkan tempat maksiat atau tempat berbuat dosa. Ketiga, bertekad untuk tidak mengulangi perbuatan dosa itu lagi,” jelasnya.
 
Ulama-ulama lain menambahkan empat poin selanjutnya. Jadi, menurutnya jumlahnya menjadi tujuh poin. “Keempat, hendaknya tobat dilakukan atas dasar keikhlasan dari dalam hati. Kelima, bertobat sebelum nafas sampai di kerongkongan. Kalau sudah menjelang sekarat, tobatnya tidak diterima Allah, sebagaimana tobatnya Firaun saat mulai tenggelam di laut merah,” paparnya.

Selanjutnya, poin keenam pun dijelaskan oleh Ustaz Mardais. “Keenam, tobat sebelum matahari terbit dari barat. Mungkin matahari terbit dari barat masih lama, tapi ajal kitalah yang kita pun tidak tahu kapan datangnya. Karena ajal tiba tidak harus menunggu tua. Maka, bertobat jangan sampai menunggu tua,” tegasnya.

Terakhir, poin ketujuh, yaitu meminta dimaafkan oleh seseorang yang telah kita zalimi, “Misalnya kita pernah memfitnah orang, atau berbuat zalim lainnya kepada orang tersebut, minta maaflah,” pungkasnya. 






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Berita Lainnya
SMP DTBS Juara Umum GEPRAK PEKKA se-Jabar
SMP DTBS Juara Umum GEPRAK PEKKA se-Jabar
Selasa, 10 Oktober 2017
Perlombaan ini digelar dalam rangka memperingati Ulang Tahun Gerakan Pramuka, dan diikuti oleh SMP se-Jawa Barat. SMP DTBS Putri menjadi Juara Umum, dan membawa pulang 10 piala.
SMK DTBS Juarai Lomba Kuis Sains Antariksa se-Kota Bandung
SMK DTBS Juarai Lomba Kuis Sains Antariksa se-Kota Bandung
Selasa, 10 Oktober 2017
Keseriusan para siswa SMK DTBSdalam mempelajari sains, terbukti dengan pencapaian mereka yang menjadi Juara II Kuis Sains Antariksa se-Kota Bandung, yang diselenggarakan oleh LAPAN.
Ustaz Arif: Kita Berusaha, Allah yang Menentukan
Ustaz Arif: Kita Berusaha, Allah yang Menentukan
Selasa, 10 Oktober 2017
Ustaz Arif Rahman Lubis menyampaikan bahwa jodoh itu sesungguhnya kita yang sekuat tenaga berusaha, namun harus ingat bahwa Allah yang Maha Menentukan segalanya.
Ribuan Muslimah Hadir di Kajian M2M Tersentuh Cinta
Ribuan Muslimah Hadir di Kajian M2M Tersentuh Cinta
Senin, 09 Oktober 2017
Materi yang dibahas ialah ‘Aku Tersentuh Cinta’, yang merupakan kajian pra nikah bagi muslimah. Pematerinya Ustaz Arif Rahman Lubis, Penulis Buku Best Seller Halaqah Cinta, Aku Tersentuh Cinta, dan lain-lain.