Berita
Aa Gym: Jangan Ada Dunia yang Menempel di Hati

Aa Gym: Jangan Ada Dunia yang Menempel di Hati
Aa Gym menjelaskan, secara perlahan, makin tua itu seseorang dibuat makin lemah oleh Allah. Sedangkan perkara rezeki tidak hanya lewat usaha sendiri. Nanti bisa melalui anak, menantu, cucu, dan lain-lain yang jadi perantara rezeki.

Kajian Ma’rifattullah bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) memang dimulai pukul 20.00 WIB. Namun, ribuan jamaah sudah memadati Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung, sejak menjelang azan Magrib tiba.

Pada kesempatan tersebut, Aa Gym menyampaikan tausiah kepada jamaah, agar jangan sampai ada dunia yang menempel di hati. Menurutnya, semua yang diterima datangnya dari Allah, milik Allah, dan dalam genggaman Allah. Termasuk saat datang waktu pensiun, harus tetap tenang.

“Jangan gelisah saudaraku. Apakah kita mengira Allah lupa kepada yang mau pensiun? Tidak! Pensiunan juga ciptaan, milik, dan dalam genggaman Allah Yang Maha Pemberi Rezeki,” katanya pada Kamis (4/1).

Aa Gym juga menjelaskan, secara perlahan, makin tua itu seseorang dibuat makin lemah oleh Allah. Sedangkan perkara rezeki tidak hanya lewat usaha sendiri. Nanti bisa melalui anak, menantu, cucu, dan lain-lain yang jadi perantara rezeki.

Hal yang menurut Aa Gym perlu digelisahkan ialah bekal menuju kematian dan alam akhirat. Mengapa? Karena sesuai sabda Rasulullah saw, seseorang yang telah wafat, semua pahalanya terputus kecuali tiga hal. Ilmu yang bermanfaat, doa anak saleh, dan harta yang diwakafkan di jalan Allah SWT.

DT menyediakan peluang bagi jamaah untuk berwakaf melalui Lembaga Wakaf DT. Program wakafnya pun beragam. Ada wakaf masjid, wakaf al-Quran, wakaf produktif, dan lain-lain. Informasi mengenai wakaf dapat jamaah dapatkan melalui Kantor Wakaf DT di Jalan Gegerkalong Girang No.67 Bandung, dengan call center: 085-200-123-123.

Terakhir, Aa Gym menegaskan untuk ringan hati dalam berwakaf. “Jadi, sudahlah saudaraku. Jangan ada dunia yang menempel di hati kita. Baik perkara khawatir masa pensiun, atau khawatir harta berkurang karena berwakaf. Jangan sia-siakan kesempatan untuk berbuat baik, di antaranya adalah berwakaf,” pungkasnya.






Berikan Komentar Via Facebook
comments powered by Disqus

Berita Lainnya
Cara SMP DTBS Dapatkan Calon Santri Unggul
Cara SMP DTBS Dapatkan Calon Santri Unggul
Minggu, 07 Januari 2018
SMP DTBS memiliki cara tersendiri dalam menyeleksi calon santri. PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) pun digelar di Gedung SMP DTBS Putra, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.
Masih Dibuka, Pendafataran SSG ke-35
Masih Dibuka, Pendafataran SSG ke-35
Minggu, 07 Januari 2018
Insya Allah ini menjadi jalan hadirnya ilmu, wawasan, pengalaman baru yang manfaat untuk keselamatan dunia dan akhirat. Kesempatan ini terbatas hanya untuk yang bersungguh-sungguh ingin sukses.
Serunya Upgrading bersama A Deda
Serunya Upgrading bersama A Deda
Minggu, 07 Januari 2018
A Deda menyampaikan materi pentingnya berkerja dengan bening hati. Para peserta tampak antusias mengikuti materi tersebut dari awal hingga akhir.
Tahun 2018, DT Peduli Semakin Melayani dan Peduli
Tahun 2018, DT Peduli Semakin Melayani dan Peduli
Sabtu, 06 Januari 2018
Tahun 2018 akan semakin banyak orang yang menerima manfaat, dan hasilnya terukur sebagaimana tagline DT Peduli yakni Semakin Melayani dan Peduli.