Bersih dan Islami, Klinik DT Jadi Pilihan Tempat Khitan

Keberadaan Klinik Daarut Tauhiid (DT) tidak hanya bermanfaat untuk internal DT saja, tetapi jamaah dan masyarakat sekitar juga ikut merasakannya. Hardiansyah, orangtua yang mengkhitan putranya di Klinik DT mengatakan, peralatan di klinik memadai dan layak. Selain itu, kebersihan yang terjaga juga menjadi suguhan yang menarik untuk datang ke DT. 

Alhamdulilah, harganya terjangkau. Peralatannya juga layak. Orang-orangnya profesional dan ramah. Kebersihan lingkungan di sini membuat saya sama keluarga nyaman. Karena ini pesantren, mudah-mudahan jadi berkah juga buat anak saya,” katanya, Kamis (16/1). 

Hardiansyah mengatakan, bukan secara kebetulan ia dan keluarga memutuskan untuk mengkhitan si buah hati di klinik DT. Sebelumnya, sanak saudara yang tergabung dalam program Santri Siap Guna (SSG) DT mengatakan, suasana islami di DT membuat banyak orang berobat ke klinik DT. 

“Kebetulan ada saudara yang ikut gabung di SSG DT. Dari sana diskusi tentang klinik dan keberadaan DT dimulai. Pernah beberapa kali survei ke sini melihat klinik DT. Konsultasi sama pengurusnya. Dan, akhirnya saya sama keluarga memutuskan untuk mengkhitan anak saya di DT,” jelasnya. 

Direktur Lembaga Strategis Zakaria Goro, yang akrab disapa Bang Jaka menyebut, peningkatan kualitas kenyamanan pasien yang datang ke klinik DT menginjak tahun 2020 harus terus ditingkatkan. Bang Jaka mengatakan, peningkatan dan pengadaan fasilitas akan terus diupayakan sebagai bentuk komitmen DT untuk selalu terdepan melayani umat. 

“Kenyamanan itu sesuatu yang penting. Fasilitas untuk menunjang itu akan terus diupayakan. bahkan bisa jadi di kemudian hari, DT punya  rumah sakit. Tentunya, akan mampu melayani banyak keluhan pasien. Mudah-mudahan klinik DT bisa terus berkembang dan bermanfaat sebagai sarana pelayanan umat di bidang kesehatan,” ujarnya.(Elga)