KAJIAN MA’RIFATULLAH 30 Juli 2020

 

Allah Yang Memberikan Kecukupan (Al-Hasib dan Al-Kaafii)

Sahabat yang baik, Allah yang menciptakan kita, mengetahui segala yang kita perlukan. Kita sendiri tidak mengetahui keperluan kita yang selengkapnya. Keperluan lahir, akal, hati, semua didesain oleh Allah.

Semua yang kita perlukan ada dalam genggaman Allah dan baru akan sampai kepada kita dengan ijin Allah. Allah mencukupi diri kita bahkan sebelum kita meminta. Di dalam rahim pun semuanya Allah cukupkan.

Allah menciptakan kita supaya kita mendekat kepada Allah Ta’ala. Bukan masalah kecukupan atau tidak, karna tanpa meminta pun kita dicukupi. Perasaan perlu kepada Allah, menghiba, memohon, lebih bernilai dibanding kecukupan itu sendiri.

Allah memberikan fasilitas khusus,

“Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.” (QS. At-Talaq: 3)

Ada orang yang dicukupi secara lahiriah, tapi batinnya tidak merasa cukup. Kaya harta belum tentu batinnya merasa cukup. Oleh karena itu kita berdoa meminta ketawakkalan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam biasa membaca do’a: “Allahumma inni as-alukal huda wat tuqo wal ‘afaf wal ghina (Ya Allah, aku meminta pada-Mu petunjuk, ketakwaan, diberikan sifat ‘afaf dan ghina) (HR. Muslim no. 2721)

Seseorang yang tawakkal akan menikmati hidup ini, tidak diperbudak keinginan, tidak diperdaya oleh harapan, tidak akan menghiba meminta-minta kepada manusia, tidak akan menengadahkan tangan berharap pemberian orang.

Bukanlah orang yang disebut kaya dengan kaya dunia, kaya harta. Namun yang hatinya betul merasa cukup dengan janji, jaminan Allah Ta’ala, yaitu dengan hati yang tawakkal.

“Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah”

Tidak akan datang nikmat sekecil apapun tanpa izin Allah, tidak akan menimpa musibah sehalus apapun tanpa izin Allah.

Sahabat yang baik, semoga Allah menjadikan kita hamba yang tawakkal kepada Allah dan Allah sendiri yang akan menjamin rizqi dan kebutuhan kita. Aamiin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *