KBIH DT: Pentingnya Pendidikan Ibadah Haji untuk Anak

Kepala Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ustaz Mumuh Muhyi mengatakan, manasik haji untuk anak sangat penting untuk menanamkan ketaqwaan dan keimanan kepada anak-anak sejak dini. Mengenalkan Rukun Islam yang terakhir terhadap anak di usia dini, dirasa penting, mengingat elemen yang ada di dalamnya harus dikenali oleh anak-anak.

“Manasik ini sebagai pembelajaran untuk anak-anak kita, bahwa iman dan taqwa timbul dari dalam diri kita sejak kecil,” ujarnya, Selasa (11/2).

Ustaz Mumuh berpesan kepada orangtua untuk memperhartikan pendidikan anak, termasuk dengan mengikuti manasik haji, sehingga anak mengetahui rukun islam yang diajarkan. Menurutnya, mengenalkan ibadah haji kepada anak di usia dini merupakan sebuah kesuksesan menitipkan mimipi besar pada anak tersebut.

“Pasti banyak manasik haji dianggap bermain bagi anak, tapi bayangkan jika ibadah haji terus digaungkan, maka mimpi untuk ibadah haji akan terukir dengan baik, karena pemahaman tentang ibadah haji akan dipahami kemudian hari. Insya Allah, kebaikan itu akan terlaksana, anatara memberangkatkan orangtuanya atau si anak sendiri,” katanya.

Ustaz Mumuh menilai pelatihan dan pendidikan manasik haji harus terus dilakukan sehingga karakter anak terbentuk. Pendidikan Ibdah Haji atau manasik pada anak usia dini, lanjutnya, merupakan salah satu cara bisa melahirkan generasi penerus yang mampu menjadi tumpuan bangsa dan agama.

“Manfaatnya banyak, anak-anak tidak hanya dilatih sabar, tapi kuat jasmani dan rohaninya. Dan, mereka saat besar nanti termotivasi untuk menunaikan ibadah haji ke Kota Mekah,” papar Ustaz. (Elga)