Kamis, 11 September 2008 09:23 WIB Pelatihan Manajemen InfakPelatihan yang di gelar sejak tanggal 9 hingga 12 Ramadhan ini diikuti sebanyak 60 peserta yang kesemuanya merupakan penderita tunanetra.
Agenda program ini akan terus digelar dalam rangka memberdayakan potensi zakat, infak dan shodaqoh sekaligus pemberdayaan saudara – saudari kita yang memiliki kelainan fisik, seperti salah satunya penderita tunanetra.
Acara ini berhasil digelar atas kerjasama Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI), Yayasan Daarut Tauhiid dan Dompet Peduli Ummat.
Rabu, 06 Agustus 2008 14:43 WIB SILATURAHMI NASIONAL GERAKAN MEMBANGUN NURANI BANGSA (GEMA NUSA)Pembangunan Akhlak, moralitas dan karakter bangsa perlu dibangun secara serius, konsisten dan bersama-sama oleh seluruh potensi dan elemen bangsa. Atas dasar tersebut, GEMA NUSA merasa terpanggil dan berupaya memberikan kontribusi untuk melakukan suatu perubahan menuju Indonesia yang berbudi luhur dan bermartabat melalui pengembangan kepekaan dan kepedulian masyarakat untuk berbuat dan berjuang.
Jum'at, 11 Juli 2008 08:32 WIB 25 orang Perwakilan dari Negara Asia Eropa Kunjungi Daarut Tauhiid BandungDepartemen Agama RI, Pusat kerukunan Umat Beragama bekerjasama dengan Departemen Luar Negeri RI dan Asia – Europe kedua ( The Second Asia – Europe Youth Interfaith Dialogue) di Bandung Provinsi jawa Barat pada tanggal 23 – 26 juni 2008.
Dalam acara pembukaan yang dihadiri Menteri Agama H. Muhammad Maftuh Basyuni, didampingi Dirjen Eropa dan Amerika, Deplu Retno L.P Marsudi dan Peolpe to People Exchange ASEM (Asia – Eurofa Meeting) Mr. Ramon Morina dan Pesantren Daarut Tauhiid di undang di acara pembukaan yang di wakili oleh H.Dudung Abdul Ghani selaku Ketua Yayasan dan di dampingi Suhardan selaku kepala Bagian Humas Yayasan Daarut Tauhiid , senin 23 Juni 2008, yang bertempat di Hotel Grand Preanger, Jln Asia Afrika 81 Bandung.
Pendekatan Dialog merupakan jalan terbaik dalam upaya mencari jalan keluar dari konflik antar ummat yang berbeda agama dan keyakinan. Meski demikian membangun dialog membutuhkan waktu cukup lama karena menjembatani pembedaan agama dan keyakinan.