SMP DTBS Putri Cegah DBD dengan Fogging

SMP Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri melakukan fogging di lingkungan gedung sekolah. Kepala Sekolah SMP DTBS Putri, Uswandi mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi dan mencegah kemungkinan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Civitas SMP DTBS Putri itu dibiasakan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kita sudah memaksimalkan dengan menerapkan banyak sekali program dan ketentuan. Hari ini fogging sebagai tindak lanjut dari apa yang sudah dilakukan oleh santri, karena kebersihan itu harus ditingkatkan,” ujarnya, Rabu (12/2).

Meski sudah melakukan kedisplinan dan kebiasaan untuk hidup bersih dan sehat, Uswandi mengaku, khusus di gedung sekolah kemungkinan penyebab DBD masih ada. Pasalnya, lanjut Uswandi, kelas atau ruang guru tidak ditempati selama 24 jam.

“Ruang kelas dan ruang guru itu tidak full bisa dikontrol setiap saat. Meski sudah ketat, saya dan yang lain tidak full 24 jam di sana. Jadi, tak menutup kemungkinan untuk sumber penyakit ada, makanya tindakan seperti fogging ini harus lebih intens demi mendukung apa yang sudah kita lakukan setiap hari di internal,” katanya.

Yulisawati Indri, salah seorang santriwati kelas VIII, mengaku sangat bersyukur pihak sekolah mengadakan fogging untuk mencegah penyebaran nyamuk aides aegypti, penyebab DBD. Baginya, menjaga kebersihan sudah menjadi jati diri santri DT. Yuli mengaku, sangat risih jika lingkungan dalam keadaan kurang bersih.

“Saya senang, meskipun berasap, tapi ini sebuah proses menjaga kualitas lingkungan, karena kami diajarkan untuk terus menjadi manusia yang sehat, baik dalam diri dan di luar. Artinya, untuk kondisi lingkungan, kami juga selalu mendukung apa yang dilakukan pihak sekolah demi terciptanya kondisi belajar yang kondusif. Dan, itu semua bisa tercapai, salah satunya dengan fogging mengurangi potensi DBD,” tuturnya.(Elga)