STQ DT Harus Jadi yang Terbaik di Sisi Allah

Kepala Baitul Quran Daarut Tauhiid (DT), Ustaz Sigit Bayu Anggoro mengatakan, peningkatan mutu atau upgrading untuk Santri Tahfiz Quran (STQ) Mukim, penting dilaksanakan untuk memahami sejauh mana manfaat al-Quran untuk seorang santri. Kegiatan yang diselenggarakan, pada Sabtu (11/1) lalu, katanya, merupakan program untuk membangun rasa memiliki para santri terhadap al-Quran.

Menurutnya, Tema ‘Menjadi Santri yang Dicintai Allah’, merupakan salah satu akses untuk  menjadi yang terbaik di sisi-Nya. Apalagi, lanjutnya, seorang hafizh mampu mengamalkan kembali apa yang sudah di petik hari ini di DT, kemudian mengamalkannya di tempat yang lain, tentu pahala yang diraih akan semakin bertambah.

“Kegiatan kemarin merupakan salah satu langkah menumbuhkan rasa kepemilikian santri terhadap al-Quran, yang merupakan mukjizat umat muslim. Saya ingin, santri tidak hanya berpatok pada rukum iman, tapi juga harus mampu merealisasikannya. Maka tema tersebut sangat pas untuk memancing kecintaan itu tumbuh dibenak mereka,” katanya, pada Senin (13/1).

Selain menjadi seorang hafiz, ustaz menginginakan STQ DT menguasai ilmu agama lainnya. Pasalnya, menjadi yang terbaik di sisi Allah perlu ada asupan dalam hal yang lain.

“DT terkenal dengan tauhidnya, kami ingin mereka juga menguasai dan paham ilmu tersebut arahnya ke mana. Menjadi santri yang terbaik di sisi Allah SWT harus dilengkapi dengan banyak ilmu pengetahuan, menjadi hafiz salah satunya. Tapi alangkah baik bisa menguasai yang lain juga,” jelasnya.

Ke depan, Ustaz Sigit berharap seluruh STQ, baik angkatan ke 15 atau program lanjutan mampu memahami secara mendalam tentang al-Quran, dan bisa menggunakan akal sehat untuk bisa mengolah dari satu ayat ke ayat yang lain.

“Semoga  kita bisa menemukan langkah untuk lebih jauh mengamalkannya. Semoga dengan berproses untuk menjadi hafiz di kemudian hari bisa mengenalkan Quran pada orang yang belum tersentuh, sebab jiwa yang tidak dibacakan al-Quran, ibarat kuburan, sepi, sendiri, dan kering kerontang, itu manfaat STQ ke depannya,” tegasnya. (Elga)