Tips Kurus dengan Cepat Tanpa Diet dan Olahraga

Sekitar abad ke-18 dan 19, konsep kecantikan bagi perempuan adalah mereka yang bertubuh tambun. Karena tubuh tambun atau gemuk dianggap sebagai ciri kesuburan. Tapi memasuki abad ke-20 dan puncaknya abad ke-21, pandangan tersebut mulai bergeser. Perempuan dianggap cantik jika punya tubuh kurus dan ramping. Tips kurus dengan cepat pun jadi sangat digemari oleh sebagian besar kaum Hawa di dunia ini.

Inilah gambaran dan latar belakang mengapa peremuan era kiwari begitu terobesesi dengan tubuh kurus. Bahkan banyak di antaranya yang ingin mendapatkan bentuk tubuh idaman tersebut dengan jalan singkat. Tidak perlu waktu lama, dan kalau bisa caranya pun relatif mudah dipraktikkan. Cepat dan sederhana, itu kata kuncinya.

Diet dan Olahraga

Melakukan diet dan rutin berolahraga adalah cara yang lazim dilakukan jika ingin ramping. Memang, kedua cara ini tergolong mangkus menurunkan berat badan. Ampuh memangkas lemak berlebih dan efeknya pun bersifat permanen. Tapi, tidak semua orang sanggup menjalaninya.

Diet dan olahraga adalah dua hal yang butuh tekad kuat ketika dijalani. Bayangkan, untuk menghilangkan belasan hingga puluhan kilogram lemak-lemak di tubuh, seseorang yang berdiet harus rela menahan rasa lapar dan keinginan mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Belum lagi rasa lelah dan bosan saat berolahraga, yang dilakukan setiap hari dalam rentang waktu cukup lama (bulanan hingga tahunan). Apalagi jika berolahraganya berlebihan, terlalu memaksakan diri, maka potensi mengalami cedera sangat tinggi.

Wajar saja jika banyak yang gagal ketika memutuskan untuk berdiet dan berolahraga karena prosesnya tidak mudah. Bahkan dampaknya bisa semakin parah ketika pola diet dan olahraga  membuat orang tersebut menjadi stres hingga depresi. Bukan tubuh kurus ramping yang ia dapatkan, tapi malah kualitas kehidupannya semakin memburuk.

Jadi, jika telah memutuskan ingin bertubuh kurus dengan cara diet dan olahraga, maka hal pertama yang harus dipersiapkan adalah tekad kuat untuk menjalaninya. Miliki motivasi dari dalam diri dan tujuan yang jelas, agar ketika menemui kesukaran selama menjalani program diet dan olahraga, kesukaran itu tidak jadi hambatan. Tapi sebaliknya, kesukaran dianggap sebagai tantangan sehingga bersemangat untuk ditaklukkan.

Tips Kurus dengan Cepat

Lalu, adakah cara selain diet dan olahraga yang bisa membuat tubuh menjadi kurus? Jawabnya ada. Cara atau tips-tips berikut ini dijamin sederhana untuk dilakukan, tapi hasilnya mampu menurunkan berat badan sama mangkusnya dengan diet atau olahraga.

  1. Banyak minum air putih.

Kebiasaan minum air putih minimal 8 gelas sehari, tidak hanya baik bagi kesehatan organ-organ penting seperti ginjal dan jantung, tapi juga dapat menurunkan berat badan yang berlebih. Bahkan dalam hitungan pekan, berat badan dapat turun dengan signifikan. Syaratnya, singkirkan jenis minuman apa pun, dan ganti hanya mengonsumsi air putih.

Hindari minuman bersoda, minuman suplemen olahraga, dan minuman beralkohol yang sarat kandungan kalori tapi minus nutrisi. Minuman jenis ini tidak diajurkan untuk dikonsumsi. Khusus untuk minuman manis seperti teh atau kopi yang diberi gula, maka cukup atur porsi atau takaran gulanya. Usahakan untuk tidak berlebihan, yakni tidak lebih dari 4 sendok makan setiap harinya.

Selain mulai membiasakan hanya meminum air putih sesering dan sebanyak mungkin, pilih waktu-waktu yang ideal ketika hendak meminumnya. Disarankan banyak minum air putih sebelum hendak makan (sarapan, makan siang, dan makan malam). Alasannya, dengan terlebih dahulu meminum air putih, maka kapasitas lambung atau perut akan lumayan terisi sehingga porsi makan bisa dikurangi. Mengurangi porsi makan berarti juga mengurangi asupan kalori ke dalam tubuh. Berkurangnya asupan kalori dapat memperkecil kemungkinan tubuh untuk mengubahnya menjadi lemak, yang kemudian membuat berat badan jadi bertambah.

Jika kedua cara ini disiplin dilakukan, maka menyingkirkan kelebihan kalori di dalam tubuh bukan kemustahilan. Hanya saja, tips kurus dengan cepat ini bagi sebagian orang butuh waktu untuk menyesuaikannya. Tidak mudah mengganti semua jenis minuman yang disukai, dan kemudian beralih hanya meminum air putih. Untuk itu, memiliki botol minuman berisi air putih yang bisa diisi ulang dan dibawa ke mana saja, bisa jadi cara untuk mulai membiasakan minum air putih sesering dan sebanyak mungkin. Jika mulai merasa lapar dan belum masuk waktu makan, segera minum air putih agar rasa lapar bisa hilang dan kebiasaan ngemil sedikit demi sedikit dapat dihilangkan.

  1. Jangan terburu-buru ketika makan.

Gaya hidup masyarakat khususnya di perkotaan yang serba cepat dan sibuk, ternyata berdampak pada munculnya kebiasaan makan dengan cepat. Bahkan makan dengan cepat itu dilakukan sembari melakukan aktifitas lainnya, seperti makan sambil mengendarai kendaraan, atau makan tidak di meja makan tapi di meja kantor dengan seabrek kerjaan.

Kebiasaan ini bukan hanya membuat waktu makan menjadi tidak dinikmati, tapi juga mengakibatkan tubuh ‘tidak mengetahui’ jika sudah kenyang. Akibatnya, porsi makan jadi bertambah karena rasa kenyang lambat disadari oleh tubuh. Sebaliknya, dengan mengubah kebiasaan makan dengan cepat menjadi makan dengan tempo lebih lambat, rasa kenyang cepat disadari dan porsi makan pun bisa dikendalikan agar tidak berlebihan. Nah, jika hal ini terjadi, berat badan pun akan turun dengan sendirinya.

  1. Biasakan untuk berpuasa.

Ada banyak manfaat puasa. Tidak hanya meningkatkan fungsi metabolisme dan kinerja otak, puasa juga ampuh menurunkan berat badan. Membakar lemak sehingga membuat tubuh terlihat kurus namun tetap sehat.

Disarankan agar memperoleh manfaat maksimal dari puasa, lakukan puasa (tidak makan dan minum) selama 13-14 jam dalam rentang waktu 24 jam (satu hari). Awali puasa dengan makan dan minum sebagaimana biasa. Disarankan untuk minumannya, pilih jenis minuman seperti teh, kopi hitam, teh herbal, atau cukup air putih saja. Karena jenis minuman tersebut rendah kandungan lemaknya, sehingga ketika memasuki tahap berpuasa, tubuh akan menggunakan cadangan lemak di tubuh. Sebaliknya, hindari jenis minuman berbahan dasar susu karena kandungan lemaknya yang tinggi.

Pun ketika waktunya berbuka puasa, jangan langsung mengonsumsi makanan atau minuman yang punya kadar gula tinggi, seperti semangkuk sup buah atau secangkir kopi dingin. Karena berbuka dengan makanan atau minuman tersebut merangsang tubuh untuk mengeluarkan insulin. Dampak lebih lanjutnya, cadangan lemak di tubuh akan bertambah dan berat badan turut bertambah. Puasa untuk menurunkan berat badan pun jadi sia-sia. Disarankan saat berbuka, pilih jenis makanan atau minuman yang kaya serat dan protein. Contoh, telur rebus, beragam makanan olahan dari kacang-kacangan, tauge atau kecambah, dan minuman yoghurt.

Semoga paparan dari beberapa tips kurus dengan cepat tanpa berdiet atau berolahraga ini dapat bermanfaat. Yakini untuk memiliki tubuh kurus dan ramping itu mudah kok. Asal kan punya niat dan siap sampai selesai menjalani prosesnya. (daaruttauhiid)

sumber foto: jawapos.com