Ustaz Maulana Yusuf: Sivitas DT Harus Cintai al-Quran

Pasca diselenggarakannya kegiatan Mabit Qurani yang diselenggarakan pada Sabtu (11/1) lalu, dengan Tema ‘Hanya dengan al-Quran, Rasa Takut dan Sedih Bisa Diobati’, seluruh sivitas Santri DT semakin semangat mendekatkan diri pada Allah SWT, dengan cara merawat, mencintai, dan belajar al-Quran.

Direktur Kepesantrenan, Ustaz Maulana Yusuf mengatakan, rasa memiliki terhadap kitab umat muslim tersebut harus ditingkatkan. Di lingkungan kepesantrenan, lanjutnya, Santri Baitul Quran (BQ) harus lebih dominan memaknai hal tersebut. Bahkan ustaz berharap sivitas BQ menjadi pintu pertama membangun kecintaan terhadap al-Quran, di lingkungan Pesantren DT.

“Baiknya terus ditingkatkan, ini mendapatkan pahala, bahkan sangat berpengaruh pada perubahan diri seseorang. Saya harap semua memiliki tugas masing-masing, bagaimana mengawal kebiasaan baik ini. Harapan lebihnya Santri BQ bisa menjadi inisiator kebiasaan bagus itu,” katanya, Senin, (13/1).

Ustaz menyebut, sivitas di Daarut Tarbiyah bahkan DT secara keseluruhan, harus mampu mengaplikasikan kegiatan kemarin dalam keseharian. Ustaz menambahkan, program-program yang berkaitan dengan al-Quran harus terus ditingkatkan di berbagai Lembaga DT.

“Sejauh ini, seluruhnya sudah diintruksikan untuk One Day One Juz (Odoj), tinggal dikembangkan lagi bagaimana langkah selanjutnya. Jika melihat dari hasil kegiatan kemarin, saya harap bacaan Quran ini tidak hanya sebatas menjalankan perintah-Nya saja, tapi juga difungsikan sebagai alat pendukung proses kegiatan sehari-hari,” jelasnya.

Ustaz mengatakan, dengan digelarnya kegiatan tersebut, yang meliputi seluruh sivitas kepesantrenan, diharapkan etos kerja seluruh Santri DT bisa maksimal, bahkan harus cenderung inovatif.

“Biasakan memulai sesuatu dengan membaca al-Quran, untuk Santri Karya keuntungannya etos kerja akan meningkat. Kalau di kalangan santri, baik mukim dan  non mukim, semua sivitas Daarut Tarbiyah, mudah-mudahan rasa memilikinya mulai tumbuh, dan bisa disebarkan di lingkungan masing-masing kelak, kalau sudah selesai di sini,” ujarnya. (Elga)