Yuk, Merancang Kamar Mandi Minimalis Impian

Keberadaan kamar mandi zaman now tak sekadar untuk membersihkan diri. Fungsinya bisa juga sebagai tempat melepas lelah setelah seharian beraktifitas. Hanya saja bagi sebagian orang, ide ini mungkin terdengar seperti mimpi. Karena pasti butuh anggaran lumayan besar agar bisa ‘menyulap’ kamar mandi jadi terlihat mewah dan nyaman. Nah, bagi Anda yang beranggapan seperti itu, jangan lekas patah harapan. Mengapa? Karena kamar mandi minimalis bisa mewujudkan mimpi itu jadi nyata.

Ya, karena desain minimalis ampuh membuat kamar mandi tak hanya terlihat elegan dan mewah, tapi juga tak menguras banyak uang. Kamar mandi minimalis memang dirancang untuk kamar mandi berukuran kecil, desain sederhana, dan friendly di kantong. Filosofi dasar dari desain minimalis adalah mengefisienkan ruangan, termasuk meniadakan berbagai perabotan atau aksesoris yang tidak terlalu penting tapi mahal harganya. Jadi, Anda yang punya kamar mandi mungil namun ingin terlihat wah, dan tanpa harus keluar banyak uang, jangan ragu memilih gaya minimalis untuk kamar mandi Anda.

Selain itu, buang anggapan kamar mandi identik dengan ruangan yang gelap, sumpek, dan kotor. Diposisikan di sudut ruangan rumah, dan jauh dari ruangan utama atau pandangan banyak orang. Jika Anda sangat concern merancang ruang tamu atau ruang keluarga seciamik mungkin, maka kamar mandi pun layak mendapat perhatian serupa.

Kamar mandi yang dirancang dengan menarik, membuat siapa pun yang berada di dalamnya akan merasa nyaman. Berlama-lama sembari bersantai bisa jadi pilihan menarik, apalagi ketika dilakukan di akhir pekan. Tidak menutup kemungkinan akan terlahir ide-ide kreatif ketika Anda menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Jadi, kamar mandi yang didesain menarik dan membuat nyaman, jangan dianggap remeh. Apalagi jika kamar mandi itu tidak hanya cantik dilihat, tapi juga bersih dari biang penyakit. Wow, benar-benar kamar mandi impian!

Nah, jangan ragu memimpikan kamar mandi yang luar biasa seperti itu, kamar mandi layaknya di hotel berbintang, apartemen mewah, atau mall-mal ternama. Kini, mimpi itu bisa jadi nyata dengan menerapkan desain interior minimalis di kamar mandi Anda.

Kiat Desain Kamar Mandi Minimalis

Tidak sabar untuk segera menerapkan desain minimalis di kamar mandi Anda? Tenang, ada beberapa hal penting atau kiat yang perlu diketahui terlebih dahulu. Berikut ini beberapa kiat mendesain kamar mandi minimalis agar sesuai impian:

  • Hindari pembatas ruangan atau partisi.

Partisi lazim dipakai di ruangan sebagai pemisah antara satu area dengan area lainnya. Membuat ruangan jadi mudah ditata sehingga tidak terlihat berantakan. Tapi khusus untuk kamar mandi minimalis, keberadaan partisi sebaiknya dihindari. Partisi bisa membuat ruangan di kamar mandi tampak sempit, apalagi bagi kamar mandi dengan ukuran mini.

Namun, bukan berarti partisi jadi ‘haram’ digunakan. Jika Anda tetap ingin menggunakannya, pilihlah bahan partisi dari kaca transparan. Semakin sedikit corak/motifnya (kaca polos), maka semakin baik. Hindari partisi berbahan kain yang berupa tirai. Selain mudah kotor dan sulit dibersihkan, tirai juga menghilangkan kesan estetik di dalam kamar mandi minimalis.

  • Jangan lupakan kaca.

Kaca kecil yang ditempatkan di atas wastefel itu sudah biasa. Nah, khusus untuk interior minimalis di kamar mandi, pergunakan kaca berukuran luas. Tidak hanya ditempatkan di atas wastafel, kaca tersebut juga diletakkan di salah satu sisi dinding kamar mandi. Keberadan kaca itu tak hanya untuk merias/mematut diri, tapi untuk menimbulkan kesan luas di dalam ruangan. Ada efek visual yang dihasilkan ruangan dengan dominasi kaca berukuran luas. Selain itu, ruangan juga tampak terang dan bercahaya. Kesan gelap dan sumpek akan hilang.

  • Gunakan rak minimalis.

Ada kalanya kamar mandi tidak hanya sendiri digunakan. Apalagi kamar mandi keluarga, tidak hanya Anda yang memakainya, tapi juga anggota keluarga lainnya. Hal ini membuat Anda butuh rak untuk menyimpan berbagai peralatan mandi setiap anggota keluarga. Tata peralatan kamar mandi itu di dalam rak sehingga tetap terjaga kebersihannya dan tidak berantakan.

Pilih rak berukuran tidak terlalu besar, dan berbahan kaca dengan desain sesimpel mungkin. Jangan gunakan rak dari plastik atau kayu, karena bahan-bahan tersebut tidak anti air dan mudah lembab. Rak plastik atau pun kayu mudah kotor, sehingga harus rutin dibersihkan. Tentunya ini bisa jadi merepotkan bukan?

  • Pilih shower dibanding bath tub.

Kamar mandi minimalis itu mengusung konsep modern. Jadi, peralatan mandi lazimnya menggunakan shower atau bath tub daripada bak mandi untuk menyimpan air. Ada pun di antara kedua alat ini (shower dan bath tub), disarankan menggunakan shower. Alasannya, shower lebih sedikit membutuhkan ruang sehingga kamar mandi meskipun kecil tetap terkesan luas.

Kelebihan lainnya, pemasangan shower lebih mudah dan harganya juga lebih murah dibanding bath tub. Menggunakan shower pun lebih menghemat waktu. Bayangkan, ketika menggunakan shower, Anda cukup memutar krannya dan bisa langsung mandi atau membersihkan diri. Sedangkan saat menggunakn bath tub, Anda harus meluangkan waktu untuk mengisi bath tub hingga penuh, barulah mandi bisa dilakukan.

Namun bagi sebagian orang, pemakaian bath tub lebih memberikan rasa nyaman dan mengasikkan. Mandi dimaknai tidak sekadar untuk membersihkan diri, tapi juga sebagai sarana refreshing, yakni menghabiskan waktu berjam-jam dengan berendang di dalam bath tub. Maka, pemakaian bath tub sudah jadi keharusan.

Jika seperti itu, pilihlah bath tub dengan ukuran tidak terlalu besar, dan hindari warna-warna mencolok atau bermotif. Sebaiknya gunakan bath tub berwarna putih polos, sehingga tidak membuat kamar mandi terkesan penuh. Akan lebih baik lagi jika fungsi bath tub digantikan dengan bak mandi berdinding rendah dan bagian bawahnya datar. Selain bisa berendam seperti di bath tub, bak mandi jenis ini juga dapat dipakai untuk shower.

  • Tata cahaya yang tepat.

Kamar mandi minimalis sangat memperhatikan aspek pencahayaan. Jadi, pilih lampu yang memancarkan cahaya putih terang. Jangan warna lainnya, seperti kuning atau jenis warna-warna lainnya. Kalau pun hendak menggunakan cahaya selain putih, pastikan itu matching dengan warna keramik di lantai atau dinding kamar mandi, sehingga tidak menimbulkan kesan suram. Pencahayaan yang oke akan membuat kamar mandi tampak mewah dan berkelas.

Manfaatkan juga sumber cahaya alami dari sinar matahari. Buat jendela atau ruang transparan di dinding yang membuat cahaya dari luar bisa masuk. Tapi ukuran jendelanya jangan terlalu lebar. Secukupnya saja. Masuknya cahaya matahari secara langsung, tidak hanya membuat ruang jadi terang benderang, tapi juga baik bagi kesehatan karena sirkulasi udara berjalan lancar.

  • Pemilihan jenis pintu.

Jenis pintu yang digeser ala masyarakat tradisonal Jepang lebih tepat digunakan dibanding jenis pintu yang dibuka langsung. Pintu geser membuat kamar mandi tampak lebih luas, dan juga tidak menggunakan banyak ruang. Tapi, jika Anda tetap memilih menggunakan pintu yang dibuka langsung, manfaatkan seoptimal mungkin bagian belakang dari pintu tersebut. Letakkan atau gantung perlengkapan mandi seperti handuk kecil, sabun, sikat gigi dan pastanya, atau barang-barang untuk mandi lainnya. Hal ini membuat ruang di dalam kamar mandi terlihat lebih luas dan lega.

  • Selektif terhadap ukuran.

Ukuran yang dimaksud di sini terkait dengan peralatan kamar mandi seperti bath tub, bak mandi, dan toilet duduk. Karena peralatan-peralatan tersebut umumnya paling banyak menggunakan tempat, sehingga pemilihan ukurannya harus sangat diperhatikan. Khusus untuk toilet duduk, selain memilih ukuran yang minimalis atau ringkas, ada baiknya diperhatikan juga bentuk atau desainnya. Disarankan memilih toilet duduk berdesain oval daripada desain kotak atau bulat. Kelebihan desain oval membuat ruangan terlihat lebih luas daripada ukuran sebenarnya. (daaruttauhiid)

sumber foto: dekoruma.com