Ini Komitmen BMT DT Layani Nasabah Kala Pandemi

Inovasi dan tetap berkarya di kala pandemi harus dilakukan. Kondisi yang tak menentu membuat setiap sektor berupaya menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB). Pun lembaga simpan pinjam, turut melakukan langkah serupa.

Apalagi hampir 9 bulan masyarakat Indonesia dan dunia diuji pandemi Covid-19. Kondisi ini juga dirasakan Daarut Tauhiid (DT). Namun tentu saja tidak menjadi alasan agar berhenti beramal saleh dan berkarya.

Iwan Suandi, Manager Area BMT (Baitul Mal Wa Tamwil) DT dalam acara Pariwara yang disiarkan MQTV pada Senin (30/11) menyampaikan hal tersebut. Menurutnya setiap protokol kesehatan harus terus dilakukan.

“Kita sebisa mungkin melakukan edukasi kepada nasabah untuk selalu menaati protokol kesehatan. Ditambah kita juga selalu siapkan petugas untuk mengecek suhu. Tertib dan selalu menerapkan 3M, ini suatu ikhtiar kami melaksanakan pelayanan tapi kita juga tidak ingin munculnya kluster baru,” ujar Iwan.

Iwan juga menyampaikan selain ada petugas dan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan, tetap dianjurkan kepada nasabah agar transaksi dan sebagainya melalui aplikasi. Karena menurutnya, kemudahan kepada nasabah adalah cara terbaik di saat pandemi saat ini.

“Nasabah tidak harus ke kantor layanan. Cukup transaksi melalui smartphone juga bisa. Ini juga yang kita edukasi kepada nasabah. Kami lakukan agar nasabah terbiasa bertransaksi melalui smartphone. Karena kami sadar, jangan sampai terjadi kluster baru di saat para nasabah bertransaksi di kantor layanan,” ujarnya.

Iwan juga berharap kondisi saat ini cepat pulih. Karena menurutnya, ini bisa dilakukan dengan bekerja sama.

“Kita sudah berupaya untuk berikhtiar dan semoga pandemi ini berlalu. Selain kita berdoa kepada Allah, ikhtiar selalu tidak melakukan merugikan orang lain dengan cara menularkan juga salah satu hal bisa dilakukan saat ini,” pungkasnya. (Eko)