Aa Gym: Jaga Diri Agar Tidak Berpikir Negatif
DAARUTTAUHIID.ORG | Di era digital seperti sekarang, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, justru di sinilah letak tantangan besar bagi umat Islam dalam menjaga kebersihan pikiran dan hati. Salah satu penyebab hati menjadi gelisah dan pikiran dipenuhi hal-hal negatif adalah karena kita terlalu banyak menyerap informasi yang tidak perlu dari media sosial.
Ketahuilah bahwa cara terbaik agar tidak memikirkan hal negatif adalah dengan tidak memberi ruang pada hal tersebut di dalam pikiran. Jangan dipikirkan, jangan diikuti, dan jangan diladeni. Beliau menekankan pentingnya menyaring apa yang kita lihat, baca, dan dengar. Setiap informasi yang masuk akan memengaruhi kondisi mental dan spiritual kita.
Saat membuka media sosial, tanyakan pada diri sendiri: Apakah ini bisa menambah iman saya? Apakah ini akan menjadi amal saleh? Jika jawabannya tidak, lebih baik tinggalkan. Hidup ini terlalu singkat untuk dihabiskan dengan rasa penasaran terhadap urusan orang lain. Kita bukan siapa-siapa yang perlu tahu segalanya.
Mari kita sama-sama untuk menggunakan waktu secara bijak, karena waktu adalah amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat. Gunakan waktu untuk memperkuat iman, memperbanyak amal saleh, dan mendekat kepada Allah. Jika kita ingin hidup bahagia, maka kebahagiaan itu hadir dari kekuatan iman dan amal saleh, bukan dari banyaknya informasi yang kita konsumsi setiap hari.
Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa:
“Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta” (HR. Al-Bukhari).
Hadits di atas sangat penting untuk direnungkan dan dipahami karena penyakit hati berupa prasangka buruk merupakan maksiat yang samar dan terkadang diremehkan oleh manusia.
Mari kita mulai membatasi konsumsi informasi dan lebih fokus pada hal-hal yang mendekatkan kita kepada Alloh. (KH. Abdullah Gymnastiar)