Belajar Sholat Sejak Kecil, Bekal Iman Sepanjang Hayat
DAARUTTAUHIID.ORG | Salah satu aspek terpenting dalam pendidikan anak adalah membimbing mereka agar mengenal dan membiasakan diri melaksanakan sholat. Rasulullah mengajarkan bahwa anak mulai diperintahkan untuk menunaikan sholat ketika telah mencapai usia tujuh tahun. Sebelum usia tersebut, anak tidak dibebani tuntutan ibadah, melainkan cukup dikenalkan secara bertahap dan penuh kasih sayang.
Proses belajar dan mengajar merupakan tanggung jawab bersama. Setiap orang yang belum memiliki pengetahuan berkewajiban untuk belajar, sementara mereka yang telah berilmu memiliki tanggung jawab untuk membagikan ilmunya. Dalam konteks pendidikan sholat, orang tua memegang peran utama sebagai pendidik pertama bagi anak. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam mengajarkan sholat kepada anak.
1. Orang Tua Menjadi Contoh dalam Melaksanakan Sholat
Langkah awal yang paling efektif adalah keteladanan. Anak-anak berada pada fase meniru, di mana mereka sangat peka terhadap perilaku orang tua. Apa yang dilihat dan didengar akan dengan mudah ditiru. Oleh karena itu, ketika orang tua menjaga sholatnya dengan baik, anak akan terdorong untuk mengikuti tanpa perlu banyak perintah.
2. Menjelaskan Makna dan Pentingnya Sholat
Sejak dini, anak perlu dikenalkan pada makna sholat dalam kehidupan seorang muslim. Sholat bukan sekadar rutinitas, melainkan kewajiban dan sarana komunikasi antara hamba dengan Allah Ta’ala. Dengan pemahaman ini, anak akan tumbuh dengan kesadaran bahwa sholat memiliki nilai penting dalam kehidupannya.
3. Membiasakan Anak Melaksanakan Sholat
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk melaksanakan sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, dan berilah peringatan yang tegas ketika mereka berusia sepuluh tahun jika meninggalkannya.” (HR. Abu Dawud).
Hadis ini menunjukkan bahwa pada usia tujuh tahun anak mulai dibiasakan menjalankan sholat, sedangkan pada usia sepuluh tahun diberikan penegasan agar anak lebih disiplin dalam menunaikannya.
4. Mengajak Anak Sholat Berjamaah di Masjid
Mengajak anak melaksanakan sholat berjamaah di masjid menjadi langkah lanjutan yang penting. Selain membiasakan ibadah, kegiatan ini juga melatih anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan dan sesama muslim. Suasana masjid dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap ibadah dan membentuk karakter religius sejak dini.
Dengan pembiasaan yang konsisten, penuh kesabaran, dan disertai keteladanan, anak akan tumbuh dengan kesadaran beribadah yang kuat. Pendidikan sholat sejak dini bukan hanya membentuk kebiasaan, tetapi juga menanamkan nilai keimanan yang akan menjadi bekal anak sepanjang hidupnya.
