Ekosistem Wakaf Produktif: Alunea Eats & Drink Berdayakan Petani Lokal dan Danai Pendidikan Santri DT 3
DAARUTTAUHIID.ORG | KUNINGAN – Wakaf produktif yang dikelola Daarut Tauhiid (DT) di wilayah Kuningan kini menjadi percontohan bagaimana aset umat dapat menggerakkan roda ekonomi dari berbagai lini.
Melalui Alunea Eats & Drink, sebuah kafe berkonsep modern di Jl. Raya Cilimus No.62, dampak manfaat tidak hanya dirasakan oleh penikmat kuliner, tetapi juga meluas hingga ke dapur-dapur warga sekitar dan asrama santri.
Kehadiran Alunea merupakan bukti nyata transformasi lahan wakaf yang dulunya terbengkalai menjadi mesin kebaikan yang menghidupi banyak orang.
Dari Warga, Oleh Warga, untuk Umat
Alunea Eats & Drink menerapkan prinsip ekonomi kerakyatan dalam operasionalnya. Selain membuka lapangan pekerjaan bagi 10 orang karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar, kafe ini juga membangun rantai pasok yang inklusif.
Untuk memenuhi kebutuhan operasional harian, Alunea memprioritaskan pembelian bahan-bahan dapur—mulai dari sayur-mayur, bumbu, hingga bahan pokok lainnya—langsung dari pedagang dan petani di pasar lokal sekitar Cilimus.
“Kami ingin keberadaan Alunea dirasakan langsung manfaatnya oleh tetangga sekitar. Dengan belanja kebutuhan dapur kepada warga, sirkulasi ekonomi berputar di sini, sehingga kesejahteraan warga pun ikut terangkat,” ungkap pengelola Wakaf Produktif DT.
Menjadi Jembatan Kebaikan bagi Santri
Sisi unik dari Alunea adalah statusnya sebagai unit bisnis sosial. Seluruh keuntungan yang dihasilkan tidak mengalir ke kantong pribadi, melainkan dialokasikan untuk kepentingan dakwah dan pendidikan.
Sebagian besar profit penjualan didekasikan untuk:
- Beasiswa Santri: Membiayai kebutuhan hidup dan pendidikan santri penghafal Quran di Eco Pesantren DT 3 Kuningan.
- Pembangunan Infrastruktur: Mendukung percepatan pembangunan Masjid Eco Pesantren DT 3 yang saat ini sedang berjalan.
Dakwah Melalui Secangkir Kopi
Model bisnis ini menciptakan siklus kebaikan yang tak terputus. Konsumen yang datang untuk makan atau sekadar minum kopi secara otomatis telah berkontribusi dalam:
- Memberi upah bagi karyawan lokal.
- Membeli hasil bumi petani sekitar.
- Menyekolahkan para penghafal Al-Quran.
- Membangun rumah Allah (Masjid DT 3).
Harapan Masa Depan
Melalui Alunea Eats & Drink, Wakaf DT ingin menunjukkan bahwa wakaf adalah instrumen yang sangat bertenaga untuk mengentaskan kemiskinan dan membangun peradaban. Lahan yang dulunya mati, kini menjadi sumber kehidupan bagi pekerja, pedagang pasar, hingga santri di pelosok Kuningan.
Bagi sahabat yang melintas di kawasan Cilimus, singgah di Alunea bukan sekadar urusan mengisi perut, melainkan sebuah langkah nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi umat. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
