Masjid Al Lathif DT Perth, Rumah Bagi Komunitas Muslim Perth

DAARUTTAUHIID.ORG | PERTH — Tahukah jika saat ini lebih dari 800.000 muslim tinggal di Australia? Sekitar 8% dari jumlah tersebut menetap di kota Perth, Australia Barat. Seiring pertumbuhan komunitas muslim yang kian pesat, kebutuhan akan tempat ibadah pun tak terelakkan.

Di tengah tantangan dan keterbatasan, semangat gotong royong dan nilai wakaf menjadi kunci dalam membangun peradaban Islam di negeri minoritas ini.

Salah satu bukti nyata hadirnya peran wakaf dalam mendukung dakwah di Australia adalah Masjid Al-Latif Daarut Tauhiid di Longford, Perth. Masjid ini berdiri di atas bangunan bekas gereja yang dibebaskan pada akhir tahun 2018.

Dengan izin resmi yang keluar tahun ini, Masjid Al-Latif kini resmi beroperasi sebagai rumah ibadah yang legal, tempat muslim setempat bisa menjalankan salat lima waktu dan salat Jumat dengan tenang dan damai.

Perjalanan transformasi ini bukanlah sesuatu yang mudah. Diperlukan waktu tujuh tahun sejak proses pembebasan hingga akhirnya izin resmi dikeluarkan oleh pemerintah setempat. Namun, perjuangan itu kini membuahkan hasil yang sangat berarti bagi muslim di Perth.

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid dan pembina spiritual yang turut mendorong gerakan wakaf global, menyampaikan apresiasinya.

“Terima kasih dari jemaah di Perth, Australia. Sesudah tujuh tahun membeli sebuah gereja tahun 2018, dan pada tahun ini izin masjidnya keluar. Tidak mudah dari gereja menjadi masjid. Alhamdulillah, mudah-mudahan yang pernah ikut berwakaf, pahalanya mengalirkan di sana,” ujarnya.

 Aa Gym juga menegaskan betapa berharganya kehadiran masjid di negeri minoritas.

“Tidak mudah untuk salat Jumat seperti ini. Sekarang sudah legal, bisa lima kali sehari. Mudah-mudahan yang dekat dengan masjid, sangat mensyukuri adanya masjid, karena di luar negeri itu perlu perjuangan untuk salat dan untuk jumatan,” tambahnya.

Dengan berdirinya Masjid Al-Latif, bukan hanya kebutuhan ibadah yang terpenuhi, tetapi juga hadir ruang aman bagi tumbuhnya spiritualitas, edukasi, dan solidaritas umat.

“Semoga masjid ini bisa menjadi bekal kita menghadap Allah nanti, husnul khatimah,” tutup Aa Gym dengan harap. (WDT)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG