Mengalirkan Berkah: Optimalisasi Aset Wakaf Daarut Tauhiid untuk Kemaslahatan Umat

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Seluruh bangunan dan gedung yang berdiri kokoh di kawasan Pesantren Daarut Tauhiid (DT) bukan sekadar deretan material beton.

Setiap sudutnya merupakan aset wakaf yang dikelola secara profesional oleh Wakaf DT untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Keberadaan aset-aset ini menjadi tulang punggung bagi berbagai aktivitas pendidikan dan kemasyarakatan. Saat ini, manfaat wakaf tersebut telah dirasakan oleh para santri dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat daycare, sekolah dasar, menengah, hingga perguruan tinggi.

Tidak hanya untuk jalur pendidikan formal, fasilitas ini juga menjadi rumah bagi para santri program khusus yang menimba ilmu agama di DT.

Pusat Peradaban dan Ekonomi Umat

Selain menjadi pusat transmisi ilmu, aset wakaf di lingkungan DT juga dirancang sebagai pusat pergerakan ekonomi umat.

Kehadiran berbagai unit usaha di atas tanah wakaf membuktikan bahwa pengelolaan aset yang tepat mampu menciptakan kemandirian ekonomi bagi pesantren dan masyarakat sekitarnya.

Di sisi spiritual, keberadaan Masjid Daarut Tauhiid sebagai aset wakaf utama menjadi jantung ibadah. Masjid ini tak pernah sepi dari jamaah yang beriktikaf, melaksanakan salat, hingga mengikuti kajian keislaman yang rutin digelar.

Komitmen Optimalisasi

Pihak lembaga menekankan bahwa kepercayaan para muwakif (pemberi wakaf) yang dititipkan kepada Wakaf DT harus dijaga dengan prinsip optimalisasi. Artinya, setiap aset tidak boleh dibiarkan statis, melainkan harus terus dikembangkan agar nilai manfaatnya semakin berlipat ganda.

“Aset yang didelegasikan melalui Wakaf DT harus bisa berkembang dan dampaknya harus benar-benar bisa dinikmati oleh umat secara nyata,” tulis manajemen dalam keterangannya terkait pengelolaan aset.

Melalui strategi pengelolaan yang terintegrasi antara pendidikan, ekonomi, dan dakwah, Wakaf DT berupaya memastikan bahwa setiap rupiah dan setiap jengkal tanah yang diwakafkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir tanpa putus bagi para donatur. (WIN)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG