Sinergi Berkah: Sate Hartono Kartasura dan Wakaf DT Biayai Santri Melalui Kuliner
DAARUTTAUHIID.ORG | SUKOHARJO – Sebuah kolaborasi apik antara dunia bisnis kuliner dan lembaga filantropi kembali hadir di wilayah Solo Raya. Wakaf Daarut Tauhiid (DT) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sate Hartono Kartasura dalam upaya optimalisasi aset wakaf serta pemberdayaan umat.
Rumah makan yang berlokasi di Jl. A. Yani No.130, Dusun III, Kartasura, Kabupaten Sukoharjo ini bukan sekadar tempat makan biasa. Lahan yang digunakan merupakan aset wakaf yang dikelola secara produktif dengan sistem sewa, memberikan nilai manfaat ekonomi bagi pengembangan program-program dakwah.
Makan Sate Sekaligus Berwakaf
Yang menarik dari kerja sama ini adalah komitmen sosial yang tertuang dalam setiap porsinya. Yudi, selaku pemilik (owner) Sate Hartono, menyampaikan bahwa sebesar 5% dari total hasil penjualan disalurkan melalui Wakaf DT.
“Kami ingin usaha ini tidak hanya mengejar profit semata, tapi juga ada nilai jariyahnya. Hasil 5% tersebut kami titipkan melalui Wakaf DT untuk membiayai operasional santri Baitul Quran di wilayah Solo Raya,” ujar Yudi saat ditemui pada (10/2/2026).
Putaran Ekonomi yang Menjanjikan
Bisnis sate ini menunjukkan performa yang impresif. Dengan omzet bulanan yang menyentuh angka Rp80 juta hingga Rp100 juta, Sate Hartono menjadi bukti bahwa pengelolaan aset wakaf secara profesional dapat menghasilkan dampak ekonomi yang nyata.

Dalam operasional harian, rumah makan ini mampu mengolah hingga 2 ekor domba setiap harinya. Tak hanya itu, keberadaan usaha ini juga memberikan dampak sosial langsung berupa lapangan pekerjaan bagi 7 orang karyawan yang merupakan warga sekitar.
Membangun Ekosistem Kebaikan
Langkah yang diambil Sate Hartono dan Wakaf DT ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pengusaha lain di Solo Raya. Konsep “Bisnis Jalan, Jariyah Lancar” membuktikan bahwa sektor swasta dan lembaga wakaf bisa berjalan beriringan untuk mendukung pendidikan Al-Quran.
Bagi sahabat yang sedang melintasi area Kartasura, mencicipi sajian Sate Hartono kini memiliki makna lebih: menikmati kuliner lezat sekaligus ikut andil dalam mencetak generasi penghafal Al-Quran. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
