Dukung Aksi Solidaritas Palestina, Daarut Tauhiid Siap Bergabung Bersama Masyarakat Jawa Barat

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Daarut Tauhiid menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam Aksi Solidaritas Masyarakat Jawa Barat untuk Palestina yang diinisiasi Koalisi Jabar untuk Palestina (KJP). Aksi ini menjadi bagian dari upaya menggalang kepedulian dan solidaritas masyarakat Jawa Barat terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina.

Kondisi di Palestina hingga kini masih memprihatinkan. Berdasarkan data otoritas kesehatan Palestina yang dikutip kantor berita WAFA, hingga 5 November 2026, jumlah korban meninggal di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 mencapai 74.618 orang, sementara 175.925 orang lainnya terluka.

Bahkan setelah gencatan senjata diberlakukan, korban masih terus berjatuhan. Tercatat sebanyak 1.602 orang meninggal dan 5.799 orang terluka. Selain itu, sebanyak 847 jenazah ditemukan dari reruntuhan bangunan.

Anggota Lajnah Syariah Daarut Tauhiid, Ustaz Mulyadi Al-Fadhil, menyampaikan bahwa hingga Jumat (6/11/2026) malam, sedikitnya 50 kelompok masyarakat telah menyatakan kesediaan untuk bergabung dalam aksi tersebut. Kelompok itu terdiri atas organisasi masyarakat (ormas), gerakan keislaman (harokah), dan majelis taklim. Mayoritas berasal dari Kota Bandung, tetapi penjaringan peserta terus dilakukan dari berbagai wilayah di Jawa Barat.

Menurut Mulyadi, aksi solidaritas ini bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari gerakan jangka panjang untuk terus menyuarakan kepedulian dan membela Palestina. Daarut Tauhiid pun insyaallah akan mengambil bagian dalam gerakan tersebut.

“Alhamdulillah, sampai tadi malam sudah ada 50 kelompok masyarakat, ormas, harokah, dan majelis taklim yang bergabung. Kita akan terus menggelorakan aksi bela Palestina ini. Kita akan terus berbuat dan berjuang untuk Palestina,” ujar Mulyadi.

Ia juga mengingatkan bahwa kepedulian terhadap Palestina bukan semata-mata karena masyarakat Palestina membutuhkan bantuan. Lebih dari itu, kepedulian tersebut menjadi bagian dari kebutuhan umat Islam untuk menjaga persaudaraan dan keberpihakan terhadap sesama.

“Karena bukan Palestina yang membutuhkan kita, tetapi kita yang membutuhkan Palestina,” tuturnya.

Aksi Solidaritas Masyarakat Jawa Barat untuk Palestina dijadwalkan berlangsung pada Ahad (15/11/2026), mulai pukul 06.30 WIB. Kegiatan akan diawali dengan long march dari Pusdai menuju Gedung Merdeka, Bandung.

Melalui aksi yang diinisiasi KJP ini, masyarakat Jawa Barat diajak untuk turut menyuarakan kepedulian dan menunjukkan solidaritas bagi rakyat Palestina. (Rie)