Produktif, Kebun Wakaf Daarut Tauhiid Hasilkan 937 Kilogram Cengkeh

DAARUTTAUHIID.ORG | BANDUNG – Pengelolaan lahan wakaf secara produktif terus dikembangkan Daarut Tauhiid (DT) melalui sektor agrobisnis. Salah satunya perkebunan cengkeh di atas lahan wakaf seluas sekitar 9.700 meter persegi di Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

Kebun yang memiliki sekitar 87 pohon cengkeh tersebut dikelola melalui perawatan intensif untuk menjaga produktivitas tanaman. Berdasarkan rekapitulasi data panen hingga akhir Oktober 2026, hasil tersebut terdiri atas 780 kilogram bunga cengkeh dan 157 kilogram batang cengkeh segar.

Kepala Agrobisnis Wakaf, Zaenal Akhmad menjelaskan, pengelolaan kebun ini turut melibatkan warga sekitar. Selain memberikan nilai ekonomi dari hasil perkebunan, pengelolaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan aset wakaf agar lebih produktif dan berkelanjutan.

“Hasilnya digunakan untuk pengembangan lahan wakaf dan disalurkan kepada mauquf alaih atau penerima manfaat wakaf,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Manfaat pengelolaan kebun wakaf juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya Jajang Rohman, warga sekitar yang terlibat dalam proses perawatan tanaman hingga pengelolaan hasil panen. Ia mengaku bersyukur karena keberadaan kebun tersebut membuka kesempatan kerja bagi dirinya.

“Alhamdulillah, dengan adanya perkebunan cengkeh ini, saya bisa mendapatkan pekerjaan sebagai tenaga pemanen, penjemur, sekaligus pengelola hasil panen,” ungkap Jajang.

Ia berharap pengembangan lahan wakaf tersebut terus berlanjut sehingga semakin banyak warga sekitar yang dapat dilibatkan dan merasakan manfaatnya.

“Terima kasih kepada DT Daarut Tauhiid yang telah menjadi jalan bagi kami, warga sekitar, untuk mendapatkan kesempatan bekerja di sini,” tutupnya. (Rie)