Aa Gym: Banyak Masalah Karena Kurang Ilmu

DAARUTTAUHIID.ORGSemoga Alloh yang menguasai hati kita, kita juga terus mengaruniakan kepada kita keyakinan yang meningkat dari waktu ke waktu, karena bahagia itu tergantung dari iman dan amal sholeh.

Kalau Iman kurang pasti kurang bahagia, amal sholeh kurang pasti kurang bahagia, kita setiap waktu harus belajar supaya keyakinan kita meningkat kepada Alloh dan amal kita juga meningkat.

Kuncinya adalah ilmu maka kita harus bijak sekali dengan waktu kita 24 jam sehari, dibalik semua kesibukan kita yang beragam kita harus jadi pembelajar sejati, kita alokasikan waktu belajar karena.

Usia bertambah, masalah bertambah kesulitan bertambah. Bagaimana mungkin kita menyikapi semua yang bertambah dengan ilmu yang tidak bertambah?

Kalau kita tidak serius belajar, kita semakin hari ada dua yang meningkat, tensi dan emosi, dan hidup kita menjadi ribet.

Padahal kita dirancang oleh Alloh itu untuk bahagia, jadi kalau kita tidak bahagia pasti kurang ilmu dan lemah jiwa, karena kita dikalahkan oleh nafsu.

Sebenarnya rezeki besar kalau tiap hari kita dapat ilmu, sehingga ilmu tersebut membuat kita bertambah yakin ke Alloh, kalau semakin yakin pasti amal sholehnya juga semakin bertambah.

Penting sekali bagi kita untuk riyadhoh atau melatih diri mengamalkan ilmu agama. Titik lemah dari yang belajar agama ada pada seberapa gigih ia belajar, kemudian berlatih mengamalkan apa-apa yang dipelajari.

Jangan sampai kita terjebak dalam ilusi ilmu. Kita merasa sudah sholeh, sudah mulia dengan ilmu. Padahal kenyataannya belum kita amalkan ilmunya, baru sebatas tahu.

Jadi perilakunya suka tidak sesuai dengan keilmuannya. Kita giat mengingatkan orang kalau kebersihan sebagian dari iman, tapi diri kita sendiri masih kotor, susah jaga kebersihan.

Orang kalau banyak ilmu agama suka berdebat, tapi dia lupa bahwa pentingnya ilmu itu jadi amal, bukannya jadi bahan omongan.

Makanya gelar itu tidak identik dengan akhlakul karimah. Tahu ilmu agama dan berlatih ilmu agama ada kaplingnya masing-masing.

Belajar agama harus satu paket dengan mujahadah, sekuat tenaga berusaha mengamalkan. Wallahu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar) Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG