Aa Gym Terima Wakaf Sawah Produktif 9.750 M² di Cianjur, Tegaskan Pahala Abadi yang Terus Mengalir
DAARUTTAUHIID.ORG | | BANDUNG — Suasana khidmat menyelimuti ruang tamu Masjid Daarut Tauhiid (DT) Bandung pada Kamis (25/6). KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) secara langsung menerima penyerahan wakaf berupa aset produktif dari keluarga Bapak Salman Paris.
Tidak tanggung-tanggung, wakaf yang diserahkan berupa lahan sawah produktif seluas 9.750 m² yang berlokasi di Kampung Pasar Baru, Pamoyanan, Cianjur, Jawa Barat. Prosesi serah terima ini disaksikan langsung oleh jajaran pengurus Yayasan DT serta manajemen Wakaf DT.
Pesan Aa Gym: Kelapangan Hati Membuka Kran Pahala Abadi
Dalam kesempatan tersebut, Aa Gym memberikan pesan menyentuh sekaligus menguatkan hati keluarga wakif yang hadir. Beliau menyampaikan bahwa tanda-tanda orang yang dipilih Allah untuk mendapatkan limpahan pahala yang besar adalah mereka yang dikaruniai kelapangan hati untuk berwakaf.
“Ciri-ciri orang yang akan diberi pahala melimpah adalah dengan kelapangan untuk berwakaf. Dulu, Masjid (Daarut Tauhiid) ini juga diwakafkan oleh seseorang, hingga kini pahalanya pasti terus mengalir,” ujar Aa Gym.
Beliau juga memberikan gambaran betapa dahsyatnya efek domino dari wakaf produktif yang dikelola dengan baik, khususnya untuk kemaslahatan umat dan para penuntut ilmu.
“Setiap butir nasi yang dimakan oleh santri dan orang lain (dari hasil sawah ini), maka setiap amalan kebaikan yang dilakukannya akan didapatkan pula oleh orang yang berwakaf,” tambah pimpinan pondok pesantren Daarut Tauhiid tersebut.
Komitmen Pengelolaan Wakaf DT
Pihak manajemen Wakaf DT menyambut baik amanah besar ini. Lahan sawah produktif seluas hampir satu hektar di Cianjur tersebut nantinya akan dikelola secara profesional guna mendukung ketahanan pangan serta program-program kepesantrenan dan sosial di bawah naungan Yayasan Daarut Tauhiid.
Acara penyerahan aset wakaf yang berlangsung hangat dan penuh haru ini kemudian ditutup dengan untaian doa yang dipimpin langsung oleh Aa Gym. Doa dipanjatkan agar tanah yang diwakafkan menjadi berkah, menjadi wasilah penggugur dosa, serta menjadi sumber pahala jariyah yang tidak pernah terputus bagi keluarga wakif hingga yaumil akhir. (WIN)
Redaktur: Wahid Ikhwan
