Ratusan Pemukim Israel Secara Brutal Masuki Kompleks Masjid Al-Aqsa

DAARUTTAUHIID.ORG | YERUSALEM – Ratusan pemukim Israel paksa masuk kompleks Masjid Al-Aqsa di wilayah penduduk barat untuk merayakan Hari Sukkot. Perayaan Hari Sukkot dilaksanakan sejak 29 September hingga 6 Oktober.

Departemen Wakaf Islam yang dikelola Yordania melaporkan bahwa pasukan Israel menutup pintu Gerbang Al-Mughrabi, di sebelah barat daya Masjid Al-Aqsa, setelah membiarkan 602 ekstremis Yahudi masuk ke lokasi tersebut.

Kegubernuran Yerussalem Palestina memposting sebuah video di akun facebook yang memperlihatkan pemukim Yahudi berupaya membondong hewan kurban ke dalam Masjid Al-Aqsa.

Kementerian Luar Negeri Palestina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya memantau dengan cermat eskalasi serius Israel yang sistematis dan terencana ketika penyerbuan pemukim ke masjid Al-Aqsa dan eskalasi yang sedang berlangsung dalam melakukan ritual Talmud, doa dan pawai provokatif.

Kementerian menambahkan, mereka memandang penargetan Masjid Al-Aqsa dalam kerangka rencana kolonial pemukin yang diramu untuk melakukan Yudaisasi Yerusalem berdasarkan realita sejarah, politik, demografi dan hukumnya, terutama mengingat koalisasi ekstremis sayap kanan.

Kementerian juga menegaskan, bahwa komunitas internasionla dan PBB serta lembaga terkait sejauh ini telah gagal menghormati dan menegakkan resolusi-resolusi mereka, sehingga memikul tanggung jawab atas kurangnya kemauan untuk menerapkan hukum internasional di wilayah penduduk Palestina. (Noviana)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG

(Sumber: tempo.com)