Aa Gym: Begini Cara Menyikapi Ketidakcocokan Antara Ikhtiar dan Keinginan

[DAARUTTAUHIID.ORG]- Kita sering kali mengeluh setiap ikhtiar yang kita lakukan, karena merasa tidak cocok dari apa yang diikhtiarkan dengan hasil yang diinginkan. Pertanyaannya, apakah setiap ikhtiar yang kita lakukan harus cocok dengan keinginan kita? Tentu tidak, karena kita sama sekali tidak memiliki kemampuan sama sekali dalam menentukan keinginan yang sesuai dengan diri kita.

Yang harus kita lakukan dari ikhtiar kita adalah, bagaimana caranya agar setiap ikhtiar kita menjadi amal sholeh, hasilnya terserah Allah, karena hasil mutlak berada ditangan Allah Ta’ala. Mau diberi seperti apa dan bagaimana Allah yang mengantur, kita tidak bisa menentukannya, yang pasti Allah pasti memberikan yang terbaik untuk kita.

Jadi fokus kita tetap ikhtiar sambir memberi dan menebar manfaat. Tidak penting terbaik menurut kita, yang terbaik pastinya menurut Allah. Lamar kesana kemari tapi ditolak, terus lakukan ikhtiar. Niatkan semua yang kita lakukan karena Allah agar jadi amal sholeh dan mohon pertolongan dari Allah dengan cara berdo’a. Setiap langkah yang kita lakukan pasti akan dicatat oleh Allah tanpa terkecuali selama niatnya benar, capeknya juga akan dicatat oleh Allah, maka bersabarlah semuanya ada waktunya.

Firman Allah dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur, Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.” (QS. al-Baqarah: 255)

Jika ada keingin kita yang tidak tercapai, maka jangan disimpulkan hal tersebut merupakan sesuatu yang jelek atau kegagalan, akan tetapi berprasangka baik terhadap apa yang menimpa kita, dan harus menumbuhkan rasa yakin dalam diri kita, bahwa Allah sedang menyiapkan sesuatu hal yang baik melebihi dari apa yang kita harapkan. Wallahu a‘lam bishowab. (Abdullah Gymnastiar).

______________________

daaruttauhiid.org