Ini Tiga Hikmah Berkurban menurut Aa Gym

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym mengatakan, berkurban merupakan salah satu bentuk kecintaan terhadap agama. Hal itu beliau sampaikan dalam salah satu tausiahnya yang diunggah di salah satu kanal Youtube. Dalam kesempatan tersebut Aa Gym menyebutkan perlu melihat pengorbana Nabi Ibrahim. Saat Nabi Ibrahim betul-betul diuji kenabian dan keikhlasannya dengan menyembelih anaknya demi perintah Allah.

“Lihat Nabi Ibrahim begitu besar hatinya untuk menjalankan perintah Allah. Dan ketika ikhlas menjalankannya, Allah ganti dengan seekor biri-biri atau domba. Begitu juga dengan kita, jika berkurban perlu ketulusan hati dan niat agar kurban itu tidak sia-sia,” kata Aa Gym, Ahad (26/7).

Maksud bentuk kecintaan terhadap agama, lanjutnya, terbagi menjadi tiga hal. Pertama, kecintaan terhadap agama itu sendiri. Aa Gym menjelaskan point pertama ini adalah bentuk totalitas terhadap Islam sebagai agama, berkurban jelas hukum dan syariatnya dalam agama.

“Kalau niat lurus dan konsisten maka kecintaan terhadap agama melalui berkurban adalah betul merupakan satu target yang ingin kita kejar,” tuturnya.

Kedua, cinta terhadap sesama. Aa Gym mengatakan dalam berkurban selalu ada yang terkena imbasnya, atau ada istilah diberikan pada yang butuh. Hal ini membuktikan bahwa ibadah kurban merupakan salah satu cara membangkitkan kekuatan soasial sebagai manusia.

“Ada yang membutuhkan, target pembagian daging hewan kurban harus tepat sasaran, pendidikan apa yang dipetik? Yaitu bagaimana kita peduli terhadap sesama, dalam hal beragama pun sudah jelas bahwa agama merupakan akses untuk membangkitkan rasa kebersamaan, salah satunya lewat berkurban,” ujarnya.

Ketiga, kecintaan menjalankan perintah Allah. Aa Gym menyebutkan banyak cara untuk meraih keridaan Allah. Kurban merupakan salah satunya. Dalam berkurban, lanjutnya, keikhlasan dan pengorbanan yang tulus menjadi salah satu penilaian.

“Kurban itu adalah akses meraih ridaan Allah, kurban itu jalan ketulusan meraih nikmat dunia dan akhirat. Ini adalah cara mencintai yang penuh dengan manfaat, coba ketika berkurban kita tanya orang yang ahli berapa banyak manfaat yang akan mendatangkan hikmah dari Allah,” katanya. (Elga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *