Keindahan Masjid Agung Jawa Tengah yang Memikat Hati

Belum pernah melihat langsung keindahan Masjid Nabawi di Madinah? Nah, jika belum Anda punya kesempatan menyaksikannya ketika berada di Kota Semarang. Lho, mengapa di Semarang? Karena, ada satu masjid yang aura keindahannya menyerupai Masjid Nabawi. Ya, masjid itu dikenal dengan nama Masjid Agung Jawa Tengah.

Pada tanggal 14 November 2006, masjid ini diresmikan oleh Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Meski tergolong baru dibangun, namun tidak butuh waktu lama menjadikannya sebagai salah satu destinasi wisata religi andalan di Semarang. Ada banyak daya pikat dan pesona yang membuat Masjid Agung Jawa Tengah menarik dikunjungi. Tidak sekadar jadi tempat beribadah atau acara-acara keagamaan, namun juga masjid ini memberikan pengalaman liburan yang tidak terlupakan.

Ornamen dan Desain yang Unik

Daya tarik utama dari Masjid Agung Jawa Tengah ada pada ornamen dan desainnya yang tergolong unik. Dirancang dengan memadukan arsitektur tiga budaya, yakni Jawa, Arab, dan Romawi. Untuk arsitektur Jawa bisa dilihat pada bangunan utama masjid dengan atap berbentuk limas. Bentuk atap yang jadi ciri bangunan-bangunan keraton Jawa pada umumnya.

Ada pun arsitektur Arab tampak pada kubah besar dan menara yang di setiap sudut masjid, khas Timur Tengah. Sedangkan arsitektur yang mengadopsi gaya Romawi jelas terlihat pada 25 pilar atau tiang penyangga masjid berukuran besar. Layaknya tiang-tiang di bangunan koloseum Kota Roma. Tidak hanya itu, pilar-pilar tersebut kemudian dihiasi dengan kaligrafi yang menyimbolkan nama-nama 25 nabi dan rasul.

Perpaduan arsitektur tiga budaya ini menjadikan Masjid Agung Jawa Tengah ciamik dipandang mata. Wajar saja jika banyak yang mengabadikan tiap sudut dari masjid dengan foto sendiri (selfie) atau bersama rombongan (foto bersama). Amat disayangkan jika keindahan arsitektur masjid hanya dinikmati lewat pandangan mata, tanpa jadi kenangan yang bisa dilihat kapan saja.

Menara Asmaul Husna dan Quran Raksasa 

Selain perpaduan arsitektur yang mengagumkan, Masjid Agung Jawa Tengah punya daya tarik lainnya yakni Menara Asmaul Husna. Menara ini dibangun dengan ketinggian 99 meter yang diambil dari arti asmual husna bahwa Allah SWT memiliki 99 nama. Menara Asmaul Husna bisa dinaiki menggunakan lift dan ketika berada di puncaknya, pengunjung akan disuguhkan pemandangan elok pesisir Kota Semarang. Apalagi juga disediakan teropong pandang yang membuat daya jangkau penglihatan semakin jauh.

Salah satu spot menarik yang sering dilihat adalah aktifitas keluar masuknya kapal di Pelabuhan Tanjung Emas. Sebagai salah satu pelabuhan terbesar di Pulau Jawa, Tanjung Emas selalu ramai disinggahi berbagai kapal. Mengamati kesibukan di Tanjung Emas dari ketinggian tentu menjadi sensasi yang sukar dilupakan. Apalagi ketika petang menjelang, perpaduan warna langit yang berwarna lembayung dan birunya air laut, membuat setiap mata akan terpikat menatapnya.

Selain menara, daya pikat lain dari Masjid Agung Jawa Tengah adalah al-Quran raksasa. Quran berukuran jumbo ini ditulis langsung oleh H.Hayatuddin, penulis kaligrafi yang telah cukup dikenal namanya. Keberadaan Quran ini semakin melengkapi beragam keunikan nan memikat hati di Masjid Agung Jawa Tengah.

Nah, menarik bukan? Jadi, liburan tidak harus selalu ke tempat-tempat hiburan atau wisata alam. Mengunjungi tempat-tempat ibadah seperti Masjid Agung Jawa Tengah yang kaya dengan keindahan arsitektur dan beragam keunikannya, bisa jadi pilihan yang patut dipertimbangkan. (daaruttauhiid)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *