5 SISWA ADZKIA IKUTI SBMPTN CAMP

ADZKIA – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang selesai tiga hari lalu ternyata belum menjadi akhir perjuangan siswa SMA Adzkia Daarut Tauhiid. Ahad (15/4) kemarin, langkah lima siswa SMA Adzkia kelas XII IPA dan IPS justru baru dimulai.

Siswa siswi terpilih ini dengan semangat juang tinggi kembali melanjutkan perjalanannya untuk mengikuti program Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Camp, di kawasan Buah Batu, Bandung, Jawa Barat. “Kami memilih lima siswa kelas XII untuk mengikuti program pra SBMPTN, di tempat Bimbingan Belajar milik Pak Iwa Koswara. Di tempat ini, siswa dari berbagai sekolah mengikuti pelatihan atau Bimbingan Belajar sebelum mereka nanti ikut SBMPTN,” ujar Wakil Kepala SMA Adzkia bagian Kurikulum, Ustaz Gunawan Setiaji, Senin (16/4).

Menurut pria yang sehari-harinya mengampu mata pelajaran Matematika di SMA Adzkia ini, lima siswa tersebut nantinya akan tinggal di tempat kursus selama 20 hari (15/4 – 4/5). “Jadi selama waktu tersebut mereka tinggal terpisah dari orang tua, dan diizinkan untuk tidak mengikuti kegiatan lain yang ada di SMA Adzkia,” ujar Ustaz Gunawan menambahkan. Pemilihan lima siswa ini juga dituturkan Ustaz Gunawan bukan tanpa alasan.

Selain memiliki nilai akademik yang mumpuni, lima siswa yang terdiri dari Dafiq Noor Muhammad, Jihad Setiawan Putra, Syifa Yasmin Nabila, Nur Dzatunna’matil Muna, dan Mulyanti ini juga merupakan siswa yang direkomendasikan oleh Guru-guru di SMA Adzkia dan juga Wali Kelasnya. Tidak hanya itu, lima siswa ini juga dipilih karena merupakan siswa yang memiliki hafalan terbanyak, bahkan sampai dengan 14 Juz, dibandingkan siswa lainnya. Pelatihan intensif yang membutuhkan biaya cukup besar ini tak pelak ditanggapi siswa dengan sangat antusias. “Saya sangat bersyukur bisa direkomendasikan untuk mengikuti pelatihan ini,” ungkap Dadiq Noor Muhammad.

Siswa kelas XII IPA yang akrab disapa Dafiq ini mengatakan, ia dan teman-teman satu timnya tak akan menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan SMA Adzkia kepada mereka. “Harapannya dengan mengikuti program ini, siswa SMA Adzkia ada yang bisa masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bergengsi sesuai keinginan. Supaya SMA Adzkia bisa lebih dilirik lagi,” katanya.

Meski mengutarakan antusiasmenya terhadap program ini, Dafiq juga mengatakan jika ia dan teman-temannya membutuhkan waktu untuk penyesuaian dengan materi-materi yang ekstrim. Terlebih, peserta program ini juga berasal dari sekolah-sekolah favorit yang ada di Bandung. Di hari pertama ini, Senin (16/4), tim dari SMA Adzkia dituturkan Dafiq masih berusaha mengejar beberapa materi yang dinilai cukup tertinggal dari teman-teman lain yang mengikuti program yang sama. “Tapi karena itu, semangat kita justru lebih terpecut lagi. Kita juga akan berusaha menjaga amanah yang dititipkan sekolah ke kita, dengan wajib banyak latihan supa bisa seperti teman-teman lain,” ungkap Dafiq. (HumAdz).