Catat, Pentingnya Peran Orangtua selama Pembelajaran di Rumah

Pendidikan di rumah terhadap anak harus terus dikembangkan oleh orangtua sebagai pengganti peran guru di sekolah. Hal itu disampaikan, Kepala BPS Labscholl Upi Yoga Bestari dalam dialog inspirasi menyoal pembelajaran di rumah semasa pandemi yang dipandu oleh Wakil Kepala Direktorat Pendidikan DT Anwar Sanusi di kanal Youtube MQTV.

Yoga Bestari mengatakan, peran orangtua sangat penting dalam mengawak kegiatan anak-anak di rumah. Pasalnya, kedekatan dan adanya hubungan darah, kata Yoga akan mempermudah anak mencerna apa yang disampaikan oleh kedua orang tuanya. Meskipun demikian, Yoga menyarankan masing-masing orang tua harus memiliki ketegasan yang mampu membuat anak terbiasa dengan kedisplinan di sekolah.

“Harus bisa menggantikan peran guru, bimbing anak-anaknya agar terus bisa berprestasi meskipun di rumah. Belajar di rumah selama Pandemi ini, tentu orangtua akan tahu bagimana perkembangan anak dan kemampuan sesungguhnnya anak di sekolah yang tak tersentuh atau terpantau oleh mereka kedua orangtua anak,” katanya, Selasa (14/7).

Selain itu Yoga mengatakan kedua orang tua sisiwa harus memahami strategi dan pola yang direncanakan oleh masing-masing sekolah. Pasalnya, pola pendidikan mata pelajaran dengan pendidikan karakter building sangat berbeda jauh.

“Orangtua perlu tahu bagaimana pola yang akan diterapkan guru terhadap murid-muridnya, dengan adanya pertemuan daring selama pandemi ini, diharapkan para guru memahami betul konsep pembelajaran di rumah,” ujarnya.

Banyak keuntungan yang bisa dipetik oleh para orangtua selama pembelajaran di rumah. Salah satunya, kata Yoga adalah pemberian motivasi yang tinggi terhadap anak untuk selalu siap menerima materi di sekolah, juga membangun mentak supaya setiap anak bisa dan terdorong berkompetisi untuk kebaikan mereka sendiri.

“Orangtua bisa lebih lugas lagi menyampaikan nasihat, motivasi terhadap anak untuk bisa berkontribusi lebih dalam kelas. Misalkan, menjadi yang terbaik dalam mata pelajaran tertentu, menjadi displin dengan mematuhi aturan yang berlaku, bahkan sampai pada meraih prestasi di berbagai kompetisi,” jelasnya. (Elga)

foto: ilustrasi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *