DT Peduli Kembali Gelar Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana

Memberikan pemahaman sejak dini dalam menanggapi bencana, sangatlah penting bagi generasi muda. Apalagi Indonesia memiliki potensi besar untuk terjadi bencana setiap saat. Seperti banjir, tsunami, gempa bumi, gunung meletus, dan bencana yang tidak terduga seperti kebakaran dan kecelakaan.

Paham dengan hal tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid (DT) Peduli, bekersama dengan Yayasan Pemberdayaan Umat Daarut Tauhiid (DT Berdaya), , dan Santri Siap Guna (SSG) DT, memberikan sosialisasi tentang pengurangan resiko bencana (PRB) gempa bumi. Lokasi yang dipilih yaitu SMP dan SMK Islam Terpadu Nurul Imam, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat.

“Kegiatan sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana (PRB) berjalan dua sesi. Pertama, materi di Aula yang berisi manajemen bencana, dan pembuatan struktur kebencanaan di sekolah. Kedua melakukan simulasi gempa bumi, dengan skenarionya terjadi gempa bumi yang sumber bencana yang berada di sasar Lembang. Kegiatan ini diikuti oleh Siswa SMP sebanyak 100 orang, dan Siswa SMK sebanyak 45 orang,” ungkap Andri Adi, Supervisor Program Kemanusiaan DT, pada Selasa (13/8).

Kegiatan ini berlangsung selama lima jam, mulai Pukul 07.00 sampai 12.00 WIB. Tujuannya yaitu memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada generasi muda, tentang karakteristik bencana, khususnya gempa bumi. Supaya tercipta kesiap siagaan dalam diri para generasi muda, karena masih banyak di antara mereka yang masih awam perihal bencana alam.

Andri Adi juga berharap, usai pelatihan, para guru dan siswa selalu bersiap siaga ketika bencana gempa bumi terjadi, sehingga dapat mengurangi dampak dari risiko bencana tersebut. Diharapkan pula semua guru dapat memberikan edukasi mengenai tanggap bencana, sehingga simulasi tanggap bencana ini tidak putus hanya saat sosialisasi saja. (Sukmara Galih)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *