Hindarilah Perdebatan Meskipun Benar

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

“Aku akan menjamin rumah di tepi surga bagi seseorang yang meninggalkan perdebatan meskipun benar. Aku juga menjamin rumah di tengah surga bagi seseorang yang meninggalkan kedustaan meskipun bersifat gurau. Dan aku juga menjamin rumah di surga yang paling tinggi bagi seseorang yang berakhlak baik.” (HR. Abu Daud)

Prinsip dasar bertengkar adalah masing-masing merasa ‘Saya Benar dan Kamu Salah’. Masalahnya bukan tentang kebenarannya, tapi merasa kita benar dan merasa oranglain salah. Kalau sudah nafsu amarah yang main, kecenderungan yang dicari bukan kebenaran lagi, tapi kemenangan diri. Kita menjadi subjektif dan tidak terkendali sikap dan kata-kata.

Bahayanya berdebat adalah menjadi ajang saling menyakiti, mendzolimi dan sayangnya nafsu amarah tidak menjadikan kita puas dengan menyakiti. Jadi akan terus saling membakar. Maka menghindari perdebatan adalah menghindari perbuatan dzolim dari kedua belah pihak, menurunkan kemarahan supaya tenang dan jernih sehingga kita bisa bertukar pikiran, menyelesaikan masalah.

Ingat, jika ada perbedaan pendapat dan sudah mengarah pada pertengkaran, kita duluan yang harus berhenti. Jika kita membela kebenaran, maka niatnya harus benar, caranya harus benar. Dan di antara cara yang benar adalah menghindari perdebatan. Karena perdebatan yang hanya emosi tidak mencari solusi, tapi mencari kepuasan diri. Dan sayangnya nafsu amarah tidak pernah menjadikan kita puas.

Penting sekali kita mengenali dan mengendalikan diri. Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk bijaksana, yang bisa kita paksa adalah diri kita sendiri supaya belajar lebih matang, lebih bijaksana.

Berikut cara agar menjadi pribadi matang dan bijaksana:

1. Punya tekad mengendalikan diri
2. Minta tolong pada Allah supaya menjadi matang, bijaksana dan sabar
3. Cari ilmu menahan marah, manfaat menahan marah, buruknya ketika marah
4. Berlatih memperbaiki diri dengan ikhlas. Boleh jadi kita yang salah. Dan ini teguran dari Allah.

Sahabat, semoga Allah menolong kita. Aamiin.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *