Keutamaan Sholat Witir

Salah satu sholat sunnah yang senantiasa dilakukan oleh Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah sholat sunnah witir.  Sholat witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada waktu malam hari antara setelah waktu isya dan sebelum waktu salat subuh, dilakukan dengan cara rakaat ganjil, misalkan satu, tiga, lima, dan seterusnya.

Ada keistimewaan sholat witir yang membuat Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menganjurkan kepada para sahabat beliau agar senantiasa mengerjakannya. Beliau juga menganjurkan melaksanakan sholat witir karena amalan sunnah yang satu ini banyak memiliki beberapa keutamaan dan Rasulullah sendiri mencontohkan secara rutin, bagaimana Ia mengerjakan sholat sunnah witir di akhir malam setelah bangun dari tidurnya.

Meskipun ibadah sholat witir merupakan ibadah yang sangat sering dilakukan Rasul, bukan berarti status hukumnya adalah wajib, akan tetapi hukumnya adalah sunnah. Sebagaimana hadits dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, yang artinya:

“Witir bukan keharusan seperti sholat wajib kalian, akan tetapi ia adalah sunnah yang biasa dilakukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. An Nasa’i dan Tirmidzi).

Berdasarkan penjelasan yang dikutip dari situs mui.or.id bahwa shalat witir ini, sebenarnya bertujuan untuk mengimbangi shalat maghrib. Kalau shalat siang itu akhirnya (penutupnya) adalah shalat magrib dan itu ganjil, maka shalat malam akhirnya juga ganjil yaitu shalat sunnah witir. Keduanya sama-sama ganjil, hanya bedanya, yang akhirnya shalat siang yaitu Maghrib itu hukumnya fardhu, sementara shalat witir itu sunnah.

Adapun beberapa keutamaanya adalah sebagai berikut:

  1. Sholat yang dicintai Allah

“Sesungguhnya Allah itu ganjil dan menyukai orang-orang yang melakukan sholat Witir, maka sholat witirlah, wahai para ahli Al-Qur-an.”

 

  1. Penyempurna sholat malam

” Jadikanlah akhir shalat kalian di malam hari dengan shalat Witir.” [HR. Bukhari Muslim]

 

  1. Sholat yang tidak pernah ditinggalkan Rosul

“Kekasihku Rasulullah  memberi wasiat kepadaku agar aku berpuasa 3 hari setiap bulan, mendirikan shalat Dhuha 2 raka’at dan shalat witir sebelum aku tidur” (HR. Bukhori)

Itulah 3 keutamaan dari shalat witir yang perlu kita ketahui, semoga kita mampu meneladi amalan sunnah yang dilakukan oleh baginda Rasullulah shallallahu ‘alaihi wasallam. Wallahu a’lam bishowab.

(Shabirin)

 

Bagi Jama’ah sekalian yang tertarik untuk berkontribusi terhadap syiar dakwah dan wakaf untuk pembangunan sarana ibadah & belajar santri, bisa menyalurkannya melalui rekening berikut:

Bank Syariah Indonesia (BSI) 9255.373.000 an Yayasan Daarut Tauhiid

www.daaruttauhiid.org