Tiga Pesan Aa Gym Menjadi Pengusaha Muslim yang Sukses

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastiar atau akrab di sapa Aa Gym terus memberikan tausiahnya di tengah Pandemi covid 19. Ceramah tersebut diunggah di akun Youtube miliknya. Biasanya, Aa Gym memberikan tausiah dengan materi tauhid, namun kali ini materi tersebut tentang pesan menjadi pengusaha muslim yang maju.

Tausiah tersebut langsung mengarah pada Manajemen Qolbu Entrepreneur Forum (MQEF). Aa Gym menyampaikan empat pesan penting kepada para pengusaha Muslim tersebut. Pesan tersebut tertuang dalam al-Quran Surah Al-Asr. “Ingat terus Surah Al-Asr. Ingat terus bahwa yang namanya untung itu kalau beriman dan paham kebenaran. Jadi bisnis itu harus membuat kita makin yakin ke Allah,”  ujar Aa Gym, Senin (27/4).

Pertama, Aa Gym menyampaikan bisnis harus bisa membuat anggota MQEF yakin bahwa Allah yang membagi rezski, Allah yang mengatur, Allah yang menahan, dan Allah yang mengambil. Sementara, klien atau konsumen itu hanya sebagai perantara saja akan datangnya rezeki dari Allah.

“Oleh karena itu wajib bagi yang kuat iman untuk selalu mencari ilmu agama, dekat dengan para ulama, karena dari sanalah pupuk iman akan didapat,” ucapnya.

Kedua, Aa Gym juga berpesan kepada para pengusaha muslim untuk menjadikan bisnis sebagai kegiatan ibadah dan amal saleh. Menurutnya, bisnis sebagai amal saleh tersebut tergantung pada dua hal, yaitu niatnya dalam berbisnis harus karena Allah dan cara yang digunakan dalam bisnis itu harus benar.

“Sehebat apa pun kalau caranya salah tidak jadi amal. Maka rugi kita menggunakan segenap potensi, waktu, tenaga, pikiran, keluarga, kalau tidak jadi amal, rugi. Karena mati tidak akan membawa bisnisnya tapi amalnya yang dibawa,” kata Aa Gym.

Ketiga, ia berpesan agar menjadikan bisnis sebagai sarana mendakwahkan kebenaran. Menurut dia, sebisa mungkin bisnis itu harus menjadi bagian dari dakwah, sehingga lebih banyak lagi orang yang mengenal indahnya Islam.

“Dan yang keempat, bisnis adalah sarana mujahadah, harus makin terlatih mengendalikan diri, mengendalikan pikiran, mengendalikan keinginan, mengendalikan amarah, mengendalikan nafsu, syahwat, dan mengendalikan hati,” kata Aa Gym. (Elga)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *