Aa Gym: Jawaban Sayyidina Ali Tentang Doa yang Tidak Dikabulkan

DAARUTTAUHIID.ORGBanyak orang yang berkeluh kesah, karena sudah bedoa berkali-kali tapi tak juga dikabulkan. Kira-kira apa penyebabnya?

Suatu ketika, Sayyidina Ali berkhutbah dihadapan kaum Muslimin. Ketika beliau hendak mengakhiri khutbahnya, tiba-tiba berdirilah seseorang ditengah-tengah jamaah sambil berkata, “Ya Amirul Mu’minin, mengapa do’a kami tidak diijabah?”

Sayidina Ali menjawab, “Sesungguhnya hatimu telah berkhianat kepada Alloh dengan delapan hal, yaitu: engkau beriman kepada Alloh, mengetahui Alloh, tetapi tidak melaksanakan kewajibanmu kepada-Nya. Maka, tidak ada manfaatnya keimananmu itu.”

Engkau mengatakan beriman kepada Rasulnya, tetapi engkau menentang sunnahnya dan mematikan syari’atnya. Maka, apalagi buah dari keimananmu itu?

Engkau membaca Al Qur’an yang diturunkan melalui Rasul-Nya, tetapi tidak kau amalkan. Engkau berkata, “Sami’na wa aththa’na (Kami mendengar dan kami patuh), tetapi kau tentang ayat-ayatnya.”

Engkau menginginkan surga, tetapi setiap waktu melakukan hal-hal yang dapat menjauhkanmu dari syurga.

Maka, mana bukti keinginanmu itu? Setiap saat sengkau merasakan kenikmatan yang diberikan oleh Alloh, tetapi tetap engkau tidak bersyukur kepadanya.

Alloh memerintahkanmu agar memusuhi setan seraya berkata, “Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh bagi(mu) karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongan supaya mereka menjadi penghuni neraka yang nyala-nyala.” (QS. Al Faathir)

Engkau jadikan cacat atau kejelekkan orang lain didepan mata, tetapi kau sendiri orang yang sebenarnya lebih berhak dicela dari pada dia.

“Nah, bagaimana mungkin do’amu diterima, padahal engkau telah menutup seluruh pintu dan jalan do’a tersebut. Bertaqwalah kepada Alloh, shalihkan amalmu, bersihkan batinmu, dan lakukan amar ma’ruf nahi munkar”.

Padahal Alloh Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an, “Ud’uuni astajiblakum” (berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu).”

Maka imbangilah keinginan, doa-doa kita dengan senantiasa menjaga ibadah kita. Buktikan bahwa kita benar-benar membutuhkan pertolongan dan pengabulan dari Alloh, dengan menjadi hamba yang taat dalam segala hal. Wallohu a’lam bishowab. (KH. Abdullah Gymnastiar)

Redaktur: Wahid Ikhwan


DAARUTTAUHIID.ORG