Aa Gym Klarifikasi Pesan Berantai Atas Namanya Ialah Hoax

Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhiid (DT), KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengklarifikasi beredarnya pesan berantai “Perjuangan Kita Berdiam Diri di Rumah Aja Dikhianati Lagi” di media sosial, yang mengatasnamakan dirinya. Aa Gym menegaskan, materi tausiah tersebut bukan berasal darinya.

Klarifikasi tersebut disampaikan Aa Gym melalui postingan yang dibagikan pada akun twitter pribadinya @aagym, Senin (25/5). Selain ungkapan klarifikasi, Aa Gym juga mengunggah bidikan layar pesan berantai yang dimaksud.

Berikut cuplikan isi pesan berantai tersebut. Perjuangan Kita Berdiam Diri di Rumah Aja Dikhianati Lagi (Oleh: KH Abdullah Gymnastiar): Pernyataan dan kebijakan pemerintah hingga kini, masih sangat menyayat hati umat islam, rasa-rasanya sudah sepuluh tahun para ulama dan islam di gitu-gituin oleh mereka. Namun sampai saat ini umat islam masih juga mengelus-eluskan dada.

Yang lebih menyakitkan hati, mesjid-mesjid dikunci, ibadah berjamaah selama bulan Ramadan hampir tidak pernah terisi. Setelah Ramadan telah usai, mereka malah mengadakan konser besar-besaran. Kemana hati dan perasaan mereka.

Dan rasa-rasanya firaun sekalipun tidak pernah berbuat sekeji itu pada manusia yang banyak. Dimana lagi rasa takut dosamu wahai pemerintah? Dimana lagi rasa takut dosamu aparat polisi.

Terkait beredarnya pesan seperti itu, dalam narasi unggahannya, Aa Gym membantah pernah mengirim pesan tersebut.”Sahabat sekalian, pesan yang tersebar di atas bukan tulisan atau materi tausiah yang disampaikan oleh KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym,” tulis Aa Gym, Rabu, (27/5).

Selang beberapa jam diunggah, postingan klarifikasi Aa Gym ini mendapatkan 1.057 retweet dan 1.778 suka. Sebelumnya diberitakan, Aa Gym sempat merasa prihatin terhadap masyarakat yang masih memenuhi bandara maupun pusat perbelanjaan menjelang Idul Fitri kemarin di tengah pandemi Corona. Aa Gym menyebut mereka seolah menghianati perjuangan bersama melawan Corona. (Elga)

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *