Bersiap Melayani Kala Pandemi, Daarul Jannah Cottage Daftar Sertifikasi CHSE

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) mengajak para pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mendaftar pada Program Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) sejak September lalu. Sertifikasi CHSE bertujuan memberikan jaminan kepada wisatawan dan masyarakat bahwa produk dan pelayanan yang diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan

Para pelaku usaha sektor pariwisata dapat mengikuti program ini secara gratis, dengan mendaftar secara daring melalui laman chse.kemenparekraf.go.id. Di laman tersebut sudah tersedia informasi secara lengkap, mulai dari panduan CHSE bagi tiap jenis usaha pariwisata, hingga alur proses assessment dan validasi.

Daarul Jannah Cottage sebagai jenis industri pariwisata penginapan dan penyelenggaraan kegiatan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran atau biasa dikenal dengan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) juga ikut mendaftar program ini. Hal tersebut dikatakan oleh Mohammad Hanafi sebagai pengelola Cottage Daarul Jannah saat dihubungi pada Jumat (6/11).

“Alhamdulillah Daarul Jannah Cottage sudah mendaftar, dan pernah mengikuti juga agenda sosialisasinya. Jadi kami sudah siap menerapkan standar CHSE. Sekarang tinggal menunggu tindak lanjutnya setelah melakukan pendaftaran,” ungkapnya.

Pada Kata Pengantar Panduan CHSE untuk MICE, Wishnutama Kusubandio selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengungkapkan ketentuan yang disusun telah sesuai dengan standar protokol kesehatan dari badan-badan internasional terkait.

“Ketentuan yang termuat dalam panduan ini mengacu pada protokol dan panduan yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia, World Health Organization (WHO), World Travel and Tourism Council (WTTC), International Congress and Convention Association (ICCA), The Global Association of the Exhibition Industry (UFI), The International Association of Convention Centres (AIPC), Indonesian Exhibition Companies Association/Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (IECA/ASPERAPI) dalam rangka pencegahan dan penanganan Covid-19 dalam kegiatan MICE di Indonesia,” pungkasnya. (Gian)