Meriah, Tiga Pasangan Calon Ramaikan Pemilu Raya SMA Adzkia

[daaruttauhiid.org] – Geliat aktivitas siswa Sekolah Kader SMA Adzkia Islamic School kembali terlihat. Setelah sempat vacuum dalam penyelenggaraan kegiatan offline (luring) dikarenakan harus melaksanakan program Belajar Dari Rumah (BDR), perlahan aktivitas siswa mulai berangsur kembali seperti biasa.

Pekan ini, ajang Pekan Pemilu Raya (Pemira) Pemimpin Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), tahun ajaran 2021/2022 di Sekolah Kader SMA Adzkia Islamic School kembali berlangsung. Agenda pertama Pesta Demokrasi yang mengusung asas Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (LUBER) dan Jujur, Adil (JURDIL) ini dimulai dengan kampanye pasangan pemimpin.

“Alhamdulillah jadwal untuk kampanye terbuka pasangan calon telah berlangsung di hari Senin (22/11) kemarin. Hari ini, tiga pasangan calon Pemimpin Organisasi akan melaksanakan Diskusi Publik atau penyampaian visi misi di depan panelis dan siswa SMA Adzkia yang notabene merupakan warga SMA Adzkia Islamic School,” ujar Penanggung Jawab Pembinaan Organisasi Sekolah Kader SMA Adzkia Islamic School, Ustazah Santi Puspasarie, saat ditemui di sela kegiatan Diskusi Publik, Rabu (24/11).

Dituturkan Ustazah Santi, ada tiga panelis yang telah siap mendengarkan pemaparan visi misi masing-masing calon Pemimpin OSIS. Ketiga pasangan calon yang maju sebagai Pemimpin OSIS diantaranya adalah Maulidan Fathan (XI IPS) didampingi Irfan Fadli Jalal (XI MIPA), Muhammad Hamdan (XI IPS) dengan Azhar Syahid (XI MIPA), dan untuk pasangan calon lainnya ada Sidik Ibrahim (XI IPS) dan Ikmaluddin Shohihul (XI MIPA). Meski dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan, pelaksanaan Diskusi Publik terlihat berlangsung semarak.

Di ruangan tempat Diskusi Publik digelar, terdengar riuh suara audience yang merupakan pendukung masing-masing pasangan calon menyemangati pemimpin yang mereka usung. Berbagai atribut tambahan seperti galon kosong pun turut dibawa untuk menyemarakkan arena diskusi. Tak lupa pula teriakan yel yel turut menambah hangat suasana diskusi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pelaksanaan Pemira tahun ini tidak berbarengan secara langsung, untuk pemilihan masing-masing Pemimpin Organisasi OSIS, PMR, dan Pramuka. “Alhamdulillah untuk Pemimpin Organisasi Pramuka dan PMR telah terlaksana di Sabtu dan Ahad kemarin. Pemilihan tidak berlangsung berbarengan karena sesuai dengan Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pelaksanaan pemilihan pemimpin organisasi Pramuka dan PMR dilakukan langsung setelah kegiatan Musyawarah Anggota (Musangga),” jelas Ustazah Santi.

Menurut perempuan yang sehari-harinya mengampu mata pelajaran Sosiologi di SMA Adzkia ini, begitu pekan untuk mempublikasikan diri, visi misi, dan program kerja usai dilaksanakan, maka ajang pesta demokrasi di Sekolah Kader yang operasional pendidikannya dibiayai oleh Daarut Tauhiid Peduli (DTP) ini pun akan digelar.

“InshaaAllah Pemira sendiri akan dilaksanakan Jumat (26/11), disusul dengan Pelantikan Jumat pekan depan (10/12). Mudah-mudahan ajang Pemira ini dapat dijadikan media pembelajaran secara langsung, terkait proses Pemilihan Umum yang nantinya akan mereka lakukan di masyarakat, dan semoga dari Pesta Demokrasi ini nantinya akan terpilih Pemimpin yang beriman, sholeh, bertakwa, serta memiliki komitmen dan tidak ambisius kepada jabatannya, hanya berambisi kepada kemanfaatan, seperti pesan yang disiratkan Gurunda KH Abdullah Gymnastiar,” tutup Ustazah Santi. (Nawang)