Warung Pemberdayaan DT Peduli Berdayakan Kaum Mustahik

Koperasi Pemberdayaan Umat (KOPMU) Daarut Tauhiid (DT) merupakan salah satu Unit Program dari Lembaga Amil Zakat Nasional (laznas) DT Peduli. Banyak perbedaan pada kantor baru KOPMU DT kali ini, dibanding dengan kantor sebelumnya.

Pada kantor baru terdapat Warung Pemberdayaan. Di sana dipajang produk-produk yang dihasilkan anggota binaan KOPMU DT. Lokasinya berada di Jalan Gegerkalong Girang No.32, Kota Bandung.

Alhamdulillah ini merupakan apresiasi terhadap anggota binaan KOPMU DT. Dengan adanya warung pemberdayaan tersebut, kita bisa memperkenalkan terkait produk binaan kita, dan menjadi sarana untuk pemasaran produk dari anggota binaan KOPMU DT,” ujar Iwan Firmansyah, Ketua KOPMU DT

Produk yang ada di Warung Pemberdayaan dibagi menjadi beberapa kategori. Pertama, fashion. Ada sepatu, sandal, jaket, mukena, dan baju anak. Kedua, handycraf, seperti, souvenir yang dibuat dari bahan flanel, rajut, dan kaktus. Ketiga, makanan, seperti keripik, baso, cilok, dan lain-lain.

Menurut Iwan, konsep dari Warung Pemberdayaan tersebut memang untuk menjual produk binaan. Berbeda jika dengan konsep galeri, yang kesannya hanya memajang, tanpa menjual produknya. Setelah beberapa pekan menempati kantor baru, sudah banyak jamaah yang melihat dan menanyakan informasi mengenai produk yang ada di Warung Pemberdayaan.

Jika para donatur melakukan infak dan sedekahnya ke DT Peduli, maka dana yang digulirkan jelas kepada para mustahik yang membutuhkan. Apalagi dengan adanya KOPMU DT dan Program Misykat (Microfinance Syariah Berbasis Masyarakat) nya yang memberdayakan para mustahik. Kata Iwan, sejauh ini sudah ada 3.306 anggota yang diberdayakan.

Bagi sahabat-sahabat yang ingin membeli produk hasil anggota binaan KOPMU DT, silakan datang langsung ke kantornya, Jalan Gegerkalong Girang No.32, Kota Bandung. Jika sahabat membeli produk binaan anggota KOPMU DT, maka sahabat telah ikut memberdayakan para mustahik (anggota binaan).

(Yuga Hassani)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *