SMP Adzkia Islamic School Adakan Pelatihan Quantum Learning via Online

Pandemi Covid-19 yang kini melanda membuat kegiatan pelatihan tatap muka secara langsung tidak memungkinkan dilakukan. Untuk itu, pada Jumat (26/2) Bidang Kurikulum SMP Adzkia Islamic School mengadakan Pelatihan Quantum Learning secara virtual menggunakan media Zoom Meeting.

“Quantum Learning merupakan metode pembelajaran yang bertujuan pada pemaknaan dalam proses. Karena proses pembelajarannya didapat dari objek dan pengalaman yang dekat serta dirasakan oleh peserta didik sehingga sangat meaningfull,” jelas Mayta selaku panitia penyelenggara.

Ada pun tujuan kegiatan pelatihan, Mayta mengatakan sebagai strategi menghadirkan pembelajaran yang bervariasi, adaptif, efektif, berkesan, dan bermakna pada siswa. Bila melihat kenyataan pembelajaran jarak jauh saat ini, hal tersebut merupakan tantangan bagi sekolah. Maka dari itu, kali ini para guru, tenaga kependidikan, musyrif, dan musyrifah dibekali ilmu Quantum Learning.

Para peserta mendapatkan wawasan tentang Quantum Learning dari Dr. (Cand) Rahmat Basuki, M.Sc. Rahmat menjelaskan bahwa esensi metode pembelajaran ini adalah ‘piknik’ akademik. Maksudnya, seorang guru harus rajin mencari dan membaca banyak referensi bacaan untuk memperkaya khasanah strategi mengajarnya. Misalnya dengan membaca jurnal penelitian yang sesuai dengan bidangnya.

Selanjutnya, Basuki melanjutkan, guru harus mengikuti perkembangan anak. Guru diibaratkan sebagai seorang konduktor dalam sebuah orkestra. Ia memahami karakter masing-masing siswanya. Jika hal tersebut sudah didapatkan, maka akan mempermudah memberikan treatment bagi masing-masing siswa dalam proses belajarnya.

Selain itu, menurut dosen tetap Universitas Pertahanan tersebut, seorang guru dalam proses belajar-mengajarnya haruslah dekat dengan alam dan teknologi. Artinya, guru adaptif dengan perkembangan zaman. Guru menumbuhkan motivasi dan semangat belajar siswa serta mengaitkan pelajaran dengan masa depan dan kebermanfaatannya dalam dunia nyata.

Quantum Learning merupakan salah satu metode alternatif untuk guru dalam proses pembelajaran. “Jadi, sebagai guru harus meningkatkan literasi. Tidak hanya membaca tetapi juga menulis supaya semakin luas pengetahuan,” pungkas Rahmat. (Mega)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *